Sekolah Rakyat Di Tangsel Akan Beroprasi Meski Masih Ada Aktivitas Pembangunan

Rabu, 30 Juli 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan sekolah rakyat yang berada di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Kencana I, Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) beroperasi Rabu, 30 Juli 2025.

Namun operasional di gedung tersebut hanya sementara. “Besok beroperasi, dan itu baru sifatnya temporer. Temporer itu baru pinjam pakai. Nanti ke depan kita akan bangun sekolahnya,” kata Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, di Tangsel, Selasa, 29 Juli 2025.

Baca Juga :  Kepengurusan Baru Dewan Kehormatan DPC PDI-P Brebes, Siap Tegakkan Kode Etik Internal Partai 

Dimyati menuturkan sekolah rakyat di Tangsel saat ini kepemilikannya pinjam pakai, lantaran belum sesuai dengan ketentuan. Pasalnya, kata Dimyati, sekolah rakyat harus dibangun di lahan yang memiliki luas 7 hektare.

“Jadi keberadaan sekolah rakyat di Tangsel itu di tanah BLK, milik Pemprov Banten. Nah, kita pinjamkan untuk sekolah rakyat. Karena sekolah rakyat itu harus memiliki lahan minimal 7 hektare. Nah, kalau di Tangsel ini cari 7 hektare berat, kecuali dibantu oleh pengembang,” jelas Dimyati.

Baca Juga :  Serunya Turnamen Tenis Meja Insan BRILian Sambut HUT BRI ke-130

Dimyati menambahkan asrama untuk para siswa pun yang berada di sekolah rakyat di BLK Tangsel, sifatnya hanya temporer. Namun ia memastikan persiapan sekolah rakyat di Tangsel telah rampung.

“(Asrama) Ada di sana, tapi itu sifatnya temporer, sifatnya sementara. Untuk persiapan sudah, dan murid-muridnya juga sudah ada. Jadi besok siap dimulai,” ungkap Dimyati.

Berita Terkait

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu
Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan
Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali
Bupati Paramitha Kecam Keras Pungutan Sekolah di Brebes: Pendidikan Harus Gratis, Jangan Bebani Orang Tua Siswa
Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai
Kemenkes Catat 401.586 Kasus Kumulatif Ispa Akibat Karhutla
Kemenag RI Tinjau Masjid Al-Falaah Ciputat usai Insiden Perusakan Pengeras Suara

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:03 WIB

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu

Jumat, 6 November 2026 - 15:54 WIB

Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Jumat, 6 November 2026 - 07:06 WIB

Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali

Kamis, 5 November 2026 - 17:56 WIB

Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai

Berita Terbaru