Setahun Beroperasi, Tol Bangkinang-XIII Koto Kampr Dilintasi Nyaris 1 Juta Kendaraan

Kamis, 17 Juli 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dinamikanews.net – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatat capaian positif dalam satu tahun operasional Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bangkinang – XIII Koto Kampar. Jalan tol sepanjang 24,7 kilometer ini resmi dibuka untuk publik sejak 1 Juni 2024. Hingga kini jalan tol ini telah melayani 980.698 kendaraan, atau rata-rata 2.868 kendaraan per hari.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa angka tersebut mencerminkan tingginya antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur jalan tol, khususnya di wilayah Riau. Pengguna tol mayoritas merupakan kendaraan Golongan I (82,49%), yang mencerminkan pemanfaatan utama oleh masyarakat umum untuk aktivitas harian, perjalanan keluarga, wisata, hingga mudik.

“Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran ruas tol ini benar-benar menjawab kebutuhan mobilitas yang lebih cepat, nyaman, dan efisien,” ujar Adjib.

Dorong Efisiensi Waktu Hingga 75%

Salah satu keunggulan utama dari tol ini adalah kemampuannya memangkas waktu tempuh secara signifikan. Sebelum hadirnya tol, jarak Bangkinang–XIII Koto Kampar harus ditempuh dalam waktu 1,5 hingga 2 jam melalui jalan nasional yang berkelok dan sering padat. Kini, melalui jalan tol, waktu tempuh hanya berkisar 30–40 menit.

Sejumlah pengguna bahkan melaporkan waktu perjalanan lebih cepat dari itu. “Kalau ke Candi Muara Takus lewat jalan biasa bisa dua jam lebih. Sekarang lewat tol cuma sekitar 25 menit. Nyaman, jalannya juga bagus,” ujar Hani Dewi, warga Pekanbaru yang rutin mengunjungi kawasan wisata di Kampar.

Baca Juga :  Kebakaran Asrama Polsek Balaraja, Berawal Dari Konsleting Listrik

Konstruksi Strategis dan Investasi Besar

Jalan Tol Bangkinang – XIII Koto Kampar merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dirancang untuk meningkatkan konektivitas antar provinsi di Sumatera. Ruas ini merupakan bagian dari koridor Pekanbaru – Bangkinang – Pangkalan – Payakumbuh – Sicincin – Padang yang sangat strategis sepanjang total 250,6 km.

Tol ini dibangun sejak 2019 dan rampung pada 2024, dengan nilai investasi mencapai Rp 4,8 triliun. Proyek ini dikerjakan oleh Hutama Karya Infrastruktur, sedangkan pengelolaan jalan tol dilakukan oleh Hutama Karya sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Sebelum dioperasikan penuh, ruas ini telah diuji coba secara fungsional pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 dan 2024, dan berhasil melayani sekitar 12.000 kendaraan, membuktikan kesiapan infrastruktur dan sistem operasionalnya.

Kontribusi pada Ekonomi dan Wisata Daerah

Lebih dari sekadar mempersingkat waktu tempuh, kehadiran tol ini mulai memberikan efek nyata terhadap aktivitas ekonomi, khususnya dalam sektor logistik dan pariwisata. Jalur tol yang lebih lancar mempercepat distribusi barang dari Riau ke Sumatera Barat, serta membuka akses ke sejumlah destinasi wisata unggulan, seperti Candi Muara Takus dan kawasan pertanian produktif di sepanjang koridor.

Baca Juga :  Dukung Program Presiden, Pemkab Brebes Siapkan 50 Dapur MBG

“Tol ini menjadi penghubung penting antarwilayah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk sektor UMKM dan pariwisata,” tambah Adjib.

Fokus pada Keselamatan Berkendara

Tol Bangkinang – XIII Koto Kampar juga menunjukkan kinerja keselamatan yang baik dalam satu tahun operasionalnya. Data mencatat jumlah insiden lalu lintas yang menurun, terutama dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini menjadi bukti dari penerapan standar keselamatan tinggi dan edukasi berkendara yang terus dilakukan.

“Kami terus mengedepankan prinsip keselamatan melalui pemantauan lalu lintas, penyuluhan ke pengguna, dan pengelolaan operasional yang disiplin. Masyarakat juga mulai lebih sadar dan tertib saat menggunakan tol,” kata Adjib.

Hutama Karya mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi ketentuan berkendara, dengan menjaga kecepatan maksimal 80 km/jam, tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas yang tersedia.

Untuk kebutuhan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center Jalan Tol Pekanbaru–Padang di 0812-6800-6400 atau mengakses informasi melalui akun media sosial resmi Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya.

Berita Terkait

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis
Proyek Pasang Pancang Tanggul Sungai Cisanggarung Belum Kelar, Air Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Losari Brebes 
Untuk Mempertajam Kemampuan Teknis, Taktis Prajurit, Yonif 407 Tegal Adakan Briefing PSSB Dan LPP
Untuk Program Ketahanan Pangan Nasional, Zona Hijau LSD Jangan Berubah Fungsi Pertanian Jadi Industri 
Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang dan Keluarga Pasien Sepakat Selesaikan Kesalahpahaman Lewat Musyawarah, Tegaskan Video Viral Tidak Benar
Banyak Program Kegiatan Tertunda Akibat Efisiensi Anggaran, Pemerintah Pusat Fokus MBG Dan KDMP
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:32 WIB

BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:08 WIB

Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:26 WIB

Proyek Pasang Pancang Tanggul Sungai Cisanggarung Belum Kelar, Air Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Losari Brebes 

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:12 WIB

Untuk Mempertajam Kemampuan Teknis, Taktis Prajurit, Yonif 407 Tegal Adakan Briefing PSSB Dan LPP

Berita Terbaru