Anak-Anak Nggak Aman di Minimarket Kota Tangerang, IMM: Stop Diam, Lawan Kekerasan!

Selasa, 17 Juni 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net– Kejadian pelecehan anak di minimarket Jatiuwung, Kota Tangerang, memicu kemarahan banyak pihak, termasuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Tangerang. (17/6/25).

Buat mereka, kasus ini bukan cuma soal kriminalitas. Justru, ini jadi “tamparan keras buat nurani kita bersama.

“Kalau predator bisa santai beraksi di tempat umum yang harusnya aman, artinya Kota Tangerang saat ini sedang tidak sehat” kata ketua IMM Kota Tangerang.

Bangun Infrastruktur, Tapi Lupa Lindungi Anak?

Aufa Fadhlurrohman, Ketua Umum PC IMM Kota Tangerang, ikut prihatin sekaligus miris melihat kejadian ini, ia berpendapat.

“Kita ini sibuk pamer-pamer infrastruktur, tapi malah lupa ngelindungin yang paling lemah,” tegas Aufa.

“Apa gunanya semua pembangunan kalau anak-anak kita bisa dilecehkan di tempat umum tanpa pelakunya takut? Jadi, kalau predator udah berani berkeliaran, ya jelas kota ini lagi sakit parah.” Lanjutnya.

Baca Juga :  Menggembirakan Anak Bangsa: Melalui Rumah Sehat Baznas Adakan Sunatan Massal di HUT Baznas Brebes ke-3

Pernyataan Aufa ini seolah mengugah pemerintah setempat. Pasalnya, kota ini fokus ke fisik, tapi abai sama keamanan sosial, apalagi buat anak-anak yang jadi korban kekerasan.

Tiga Jurus Tegas IMM Kota Tangerang Lawan Kekerasan Anak

IMM Kota Tangerang jelas nggak mau diam aja. Makanya, mereka langsung ambil sikap tegas dengan tiga tuntutan:

  1. Hukum Jangan Loyo: IMM minta hukum harus ditegakkan sekeras-kerasnya buat kasus kekerasan anak. Nggak ada kompromi, apalagi damai-damaian yang bisa nutupin keadilan buat korban. Oleh karena itu, negara wajib hadir dan pastikan pelakunya dihukum setimpal.
  2. Pengelola Tempat Umum Wajib Jaga Keamanan: Kasus di minimarket Jatiuwung jadi pengingat keras buat pengelola minimarket dan tempat umum lainnya agar ketatin lagi keamanannya. CCTV dan petugas jangan cuma pajangan. Intinya, mereka yang buka usaha, ya wajib jaga orang-orang di dalamnya.
  3. Stop Budaya Diam: IMM ngajak masyarakat buat berani bersuara melawan kekerasan. Diam itu sama aja ngasih dukungan ke pelaku. Sehingga, kita harus ubah, lawan kekerasan dengan berani speak up!

IMM Kota Tangerang Nggak Akan Mundur Ngawal Kasus Ini

IMM Kota Tangerang berkomitmen penuh buat ngawal terus kasus pelecehan seksual di Jatiuwung ini.

Baca Juga :  81 Mufasir Qur'an Berbahasa Inggris dan Indonesia Konsentrasi Tunjukan Kecakapan di MTQ KabupatenTangerang

“Kami berdiri sama korban bukan cuma buat sesaat. Namun begitu, ini udah jadi tanggung jawab moral dan sosial kami,” kata Aufa.

Selaain itu, dirinya juga menunjukan tekad kuat IMM buat jadi suara korban, dan berjuang agar Kota Tangerang jadi tempat yang aman buat anak-anak.

“Kalau hari ini kita diam, besok bisa-bisa korban makin banyak. Maka dari itu, IMM nggak mau nyaman-nyaman di tengah ketidakadilan. Kami bakal terus bicara, bahkan ketika yang lain milih diam.” Pungkasnya.

Berita Terkait

Yogyakarta lahirkan pembalap dunia, tapi sirkuit permanen belum ada
Kearifan Lokal Tetaplah Dijaga, Jadikan Bagian dari Kehidupan Masyarakat Yang Sesungguhnya
Hari Keempat Pagelaran Sintren Lengkapi Wisata Lebaran, Para Wisatawan Memadati OW. Parin Randusanga 
H+4 Pasca Lebaran Kapolres Brebes Pantau Obyek Wisata PARIN, Imbau Pengunjung Utamakan Keselamatan
Dietisien bagikan kiat memanaskan lagi masakan bersantan sisa Lebaran
Brebes Barat-Cikatama Dibuka Satu Arah, Antisipasi Kemacetan One Way Nasional Arus Balik Diberlakukan
Kemenhub catat jumlah pemudik dengan angkutan umum naik 8,58 persen
Vinicius cetak brace, Real Madrid menang dramatis 3-2 atas Atletico

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:57 WIB

Yogyakarta lahirkan pembalap dunia, tapi sirkuit permanen belum ada

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:32 WIB

Kearifan Lokal Tetaplah Dijaga, Jadikan Bagian dari Kehidupan Masyarakat Yang Sesungguhnya

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:50 WIB

Hari Keempat Pagelaran Sintren Lengkapi Wisata Lebaran, Para Wisatawan Memadati OW. Parin Randusanga 

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:38 WIB

H+4 Pasca Lebaran Kapolres Brebes Pantau Obyek Wisata PARIN, Imbau Pengunjung Utamakan Keselamatan

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:22 WIB

Dietisien bagikan kiat memanaskan lagi masakan bersantan sisa Lebaran

Berita Terbaru