Masyarakat Binong Kecewa, Pemkab Tangerang Gagal Mengatasi Banjir

Sabtu, 31 Mei 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tangerang, Dinamikanews.net- Banjir yang melanda Perumahan Binong Permai tampaknya tak kunjung menemukan solusi. Masyarakat setempat merasa kecewa dengan janji-janji yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah ini selama satu jam, yang selalu berujung pada banjir.

Salah satu penyebab utama banjir di Perumahan Binong adalah maraknya pembangunan perumahan dan cluster di Kecamatan Curug yang tidak mempertimbangkan dampak lingkungan.

Pembangunan Perumahan Aryana, yang diduga belum menyerahkan fasilitas umum (fasum) dan lahan untuk tandon air, menjadi sorotan utama.

Baca Juga :  Hadiri Promosi Doktor Bahlil di UI, Sultan: Saya Kagum

Bambang, seorang warga, mengungkapkan keprihatinannya, “Pemerintah Kabupaten Tangerang saya nilai gagal menyelesaikan masalah banjir. Hingga saat ini, tandon saja belum dikerjakan. Apakah pengembang Aryana belum menyerahkan? Apakah pemerintah takut kepada pengembang?”

Bambang juga menegaskan bahwa Bupati, Gubernur, Camat, dan Lurah hanya memberikan pernyataan tanpa tindakan nyata. “Dari tahun ke tahun, mana ada solusi?” tegasnya.

Di sisi lain, Chris, seorang warga lainnya, berharap agar pemerintah dapat segera mengatasi masalah banjir di Perumahan Binong Permai. Ia juga meminta dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Tangerang untuk mendorong pembangunan tandon air. “Prioritas penanganan banjir saat ini harus menjadi perhatian serius. Jangan hanya berbicara, tetapi harus berani menegur pengembang yang tidak mematuhi aturan dalam pembangunannya,” imbuhnya.

Baca Juga :  LavAni Navy Raih Juara Livoli Divisi Utama 2024

Masyarakat Perumahan Binong Permai menantikan tindakan nyata dari pemerintah dan pengembang untuk mengatasi masalah banjir yang telah mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Harapan akan solusi yang berkelanjutan menjadi harapan bersama untuk masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis
Proyek Pasang Pancang Tanggul Sungai Cisanggarung Belum Kelar, Air Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Losari Brebes 
Untuk Mempertajam Kemampuan Teknis, Taktis Prajurit, Yonif 407 Tegal Adakan Briefing PSSB Dan LPP
Untuk Program Ketahanan Pangan Nasional, Zona Hijau LSD Jangan Berubah Fungsi Pertanian Jadi Industri 
Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang dan Keluarga Pasien Sepakat Selesaikan Kesalahpahaman Lewat Musyawarah, Tegaskan Video Viral Tidak Benar
Banyak Program Kegiatan Tertunda Akibat Efisiensi Anggaran, Pemerintah Pusat Fokus MBG Dan KDMP

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:32 WIB

BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:08 WIB

Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:26 WIB

Proyek Pasang Pancang Tanggul Sungai Cisanggarung Belum Kelar, Air Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Losari Brebes 

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:12 WIB

Untuk Mempertajam Kemampuan Teknis, Taktis Prajurit, Yonif 407 Tegal Adakan Briefing PSSB Dan LPP

Berita Terbaru