Danjen Kopassus Minta Maaf atas Insiden Foto Prajurit dengan Hercules

Minggu, 27 April 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net/ Jakarta, 27 April 2025 — Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayor Jenderal TNI Djon Afriandi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat setelah beredar luas foto sejumlah prajurit Kopassus berpose bersama Hercules Rosario Marshal, Ketua Umum DPP GRIB Jaya.

Insiden tersebut terjadi dalam sebuah acara internal yang bersifat kekeluargaan. Dalam momen tersebut, beberapa prajurit Kopassus tampak mengenakan seragam dinas lengkap saat berfoto dengan Hercules, sosok yang dikenal memiliki latar belakang dunia premanisme Tanah Abang di masa lalu. Foto-foto itu kemudian viral di media sosial dan memicu polemik di tengah publik.

Baca Juga :  Haidar Alwi: Peran, Sumber Daya, dan Teknologi Metalurgi Ekstraktif untuk Unsur Tanah Jarang (REE)

Mayjen Djon Afriandi menegaskan bahwa foto tersebut diambil secara spontan tanpa ada unsur kesengajaan untuk menimbulkan kontroversi. Ia mengakui, tindakan anak buahnya itu kurang mempertimbangkan sensitivitas sosial yang melekat dalam setiap gerak-gerik prajurit TNI, khususnya Kopassus.

“Kami memahami bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai yang kami junjung tinggi. Atas nama satuan, saya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan keluarga besar Kopassus,” ujar Mayjen Djon dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Taman Rasa Paramount Petals Gelar Pasar Rakyat dan Festival UMKM

Sebagai tindak lanjut, Kopassus akan memperkuat pembinaan internal agar seluruh prajurit lebih berhati-hati dan bijaksana dalam berinteraksi di ruang publik. Danjen Kopassus juga menegaskan komitmennya menjaga kehormatan dan citra korps baret merah di mata masyarakat.

Sementara itu, hingga saat ini tidak ada laporan resmi mengenai sanksi terhadap prajurit yang terlibat dalam foto tersebut, namun proses evaluasi internal dikabarkan sedang berjalan.

Berita Terkait

Kemendikdasmen Sediakan Ribuan Buku Digital Gratis Lewat Platform SIBI
DPR Dorong Pengusutan Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan Di Bandung
Indonesia Dorong Kemitraan Yang Lebih Seimbang Dengan China
Menkes: Ada Tiga Strategi Untuk Sukseskan Program Imunisasi Nasional
Listrik Jawa Berangsur Normal, PLN Pastikan Keandalan Sistem Makin Kuat
Ini 5 Faktanya, Harga Asli Pertalite Rp18.040 per Liter Lebih Mahal dari Pertamax
RI dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Di Sektor Ketahanan Energi
Mendag Tegaskan HET Minyakita tetap Rp15.700 per liter

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:44 WIB

DPR Dorong Pengusutan Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan Di Bandung

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:27 WIB

Indonesia Dorong Kemitraan Yang Lebih Seimbang Dengan China

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:47 WIB

Menkes: Ada Tiga Strategi Untuk Sukseskan Program Imunisasi Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Listrik Jawa Berangsur Normal, PLN Pastikan Keandalan Sistem Makin Kuat

Senin, 22 Juni 2026 - 05:59 WIB

Ini 5 Faktanya, Harga Asli Pertalite Rp18.040 per Liter Lebih Mahal dari Pertamax

Berita Terbaru