Warga Ciakar Panongan Tolak Pembangunan Yayasan yang Diduga Berpaham Wahabi

Sabtu, 26 April 2025 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang,Dinamikanews.net – Masyarakat Kampung Cipari, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang menyatukan tekad menolak kehadiran yayasan yang berpaham wahabi untuk berkembang di wilayahnya. Sabtu, 26/04/2025.

Selain berpaham wahabi, yayasan Imam Syafe’i di desa mereka ini dinilai tidak memberikan manfaat serta kurangnya hubungan harmonis terhadap masyarakat.

Dalam orasinya, koordinator aksi Ustadz Ahmaf Zaen Arifin atau yang akrab di sapa Ustadz Aif menyebut masyarakat Kampung Cipari khususnya dan warga desa Ciakar pada umumnya menunjukan dan menegaskan menolak pembangunan Yayasan yang diduga memiliki paham wahabi.

“Kami menolak alasannya karena pembangunan yayasan ini tidak ada manfaatnya bagi masyarakat dan tidak memberikan hal bersifat positif,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dukung PON XXI Aceh – Sumut, PLN Sukses Hadirkan Listrik Berkualitas

Salah seorang warga mengungkapkan bahwa mereka tidak pernah tegur sapa dengan masyarakat sekitar, hubungan dengan warga kurang harmonis.

“Kami menolak ajaran wahabi, karena masyarakat kami berpaham ahli sunnah wal jama’ah yang menjunjung tinggi norma-norma adat istiadat serta kultur budaya setempat yang hidup rukun tanpa adanya kesenjangan sosial, kami menolak semua unsur yang indikasinya fanatisme dan ekstrimis, bagi kami yang utama adalah menjaga kerukunan antar umat beragama,” beber warga yang enggan disebutkan namanya.

Kepala Desa Ciakar Nur Jalayudin atau yang akrab di sapa Uyu dalam tanggapannya mehimbau dalam aksi ini mengikuti arahan arahan koordinator untuk menhindari hal hal yang tidak di inginkan.”Saya sebagai pelayan masyarakat desa Ciakar wajib untuk mendengar menyampaikan aspirasi warga, usulan-usulan yang di sampaikan itu bisa menjadi pertimbangan pertimbangan kebijakan yang di ambil nantinya. Saya berharap besar dalam kegiatan ini berjalan dengan lancar apa yang di inginkan semoga mendapat barokah dari Allah SWT,” Ucap Nur Jalayudin.

Baca Juga :  Pamor Wicaksono Bertemu Menpora Dito Ariotedjo Bahas Perkembangan Tenis Meja Brebes

Sampai berita ini di tayangkan, pihak dari yayasan imam syafe’i belum dapat memberikan tanggapan.

Berita Terkait

Jaga Kesehatan di Tengah Abu Vulkanik, Benyamin Imbau Warga Tangsel Gunakan Masker
Presiden Prabowo: Setiap Bencana Harus Menjadi Pelajaran untuk Memperkuat Kesiapsiagaan!
Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum, Sosialisasi dan Pengawasan
DAHSYATNYA LETUSAN GUNUNG KRAKATAU TAHUN 1883, PERISTIWA YANG MENGGUNCANG DUNIA
Bupati Imbau Warga Gunakan Masker Antispasi Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Tembus 10 Besar, Pelajar Brebes Buktikan Semangat ‘Brebes Berprestasi Dalam Dunia Olahraga
Anak Gunung Krakatau Meletus, Abu Vulkanik Meluas hingga Wilayah Jakarta
Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:05 WIB

Jaga Kesehatan di Tengah Abu Vulkanik, Benyamin Imbau Warga Tangsel Gunakan Masker

Selasa, 8 September 2026 - 16:01 WIB

Presiden Prabowo: Setiap Bencana Harus Menjadi Pelajaran untuk Memperkuat Kesiapsiagaan!

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum, Sosialisasi dan Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 05:44 WIB

DAHSYATNYA LETUSAN GUNUNG KRAKATAU TAHUN 1883, PERISTIWA YANG MENGGUNCANG DUNIA

Senin, 7 September 2026 - 14:29 WIB

Tembus 10 Besar, Pelajar Brebes Buktikan Semangat ‘Brebes Berprestasi Dalam Dunia Olahraga

Berita Terbaru