Brebes Miliki Kawasan Stasiun Lapangan BRIN Maribaya

Sabtu, 26 April 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Wakil Bupati Brebes Wurja SE menghadiri peresmian Kawasan Stasiun Lapangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Sabtu (26/4/2025).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, yang disaksikan Wakil Bupati Brebes Wurja SE, Anggota Komisi X DPR RI H Agung Widyantoro SH MSi, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wurja menyampaikan apresiasi atas kehadiran pusat penelitian BRIN di Kabupaten Brebes. Ia berharap keberadaan stasiun lapangan ini mampu menarik minat peneliti dari dalam maupun luar negeri untuk menggali lebih dalam sejarah purba di kawasan Situs Buton.

Baca Juga :  PLN Raih Penghargaan Integritas Bisnis Lestari 2024 dari Transparency International Indonesia - Tempo

“Kami menyambut baik kehadiran BRIN di Brebes. Ini menjadi momentum penting untuk mengungkap sejarah purba yang selama ini tersembunyi di wilayah kami,” ujar Wurja.

Sementara itu Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan bahwa keberadaan Kawasan Stasiun Lapangan BRIN di Maribaya Bumiayu merupakan kawasan penelitian terbesar di Indonesia.

Di lokasi ini para peneliti dan mahasiswa akan melakukan penelitian untuk menguak sejarah purba di.kawasan ini.

Hal senada disampaikan Anggota DPR RI dari Komisi X H Agung Widyantoro yang menyatakan dukungan penuhnya terhadap upaya BRIN dalam melakukan penelitian di Brebes. Ia optimistis, penelitian ini akan membuka tabir sejarah peradaban dunia.

Baca Juga :  Grand Dian Hotel Brebes: Layanan Prima dan Fasilitas Mewah, Tak Lupa Komitmen untuk Brebes

“Penelitian di kawasan ini diharapkan dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan tentang peradaban purba, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” katanya.

Kawasan Maribaya, Bumiayu, kini resmi menjadi pusat penelitian BRIN yang difokuskan untuk menggali jejak sejarah peradaban purba di Brebes.

Hadir dalam acara itu Kepala Bapperida Drs Apriyanto Sudarmoko, Kepala DPKH drh Ismu Subroto, Kepala Dinbudpar Drs Eko Supriyanto MSi, para Deputi BRIN, Profesor Peneliti dan tamu undangan. (Rusmono)

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Tangerang, Bupati Imbau Warga Gunakan Masker
Sijago Merah Melumat Rumah Seorang Nelayan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Sejarah Makam Syekh Junaedi Al-Baghdadi, Jejak Penyebaran Islam di Pesisir Brebes
Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran
BMKG Optimalkan Analisis Cuaca Kawal OMC Karhutla Di Kalbar-Kalteng
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:48 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 14:20 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:44 WIB

Sijago Merah Melumat Rumah Seorang Nelayan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Minggu, 6 September 2026 - 09:32 WIB

Sejarah Makam Syekh Junaedi Al-Baghdadi, Jejak Penyebaran Islam di Pesisir Brebes

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru