Senator Jelita menyayangkan perkataan Gus Miftah yang mengolok Pedagang Es Teh dalam Acara Pengajian

Kamis, 5 Desember 2024 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, dinamikanews.net – Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), H. Jelita Donal, menyampaikan keprihatinannya atas viralnya video yang menunjukkan pemuka agama Gus Miftah mengolok-olok seorang pedagang es teh dalam sebuah acara pengajian di Magelang. Dalam video tersebut, Gus Miftah terlihat mengeluarkan guyonan kasar yang menyakiti perasaan pedagang tersebut. Raut wajah pedagang terlihat datar dan kagok di tengah kejadian itu semakin memicu kemarahan netizen.

“Peristiwa ini sangat disayangkan, apalagi yang melakukannya adalah seorang tokoh agama yang seharusnya menjadi teladan bagi umat. Pemuka agama, sebagai panutan masyarakat, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga sikap dan tutur kata yang baik. Mereka seharusnya memberikan contoh yang positif melalui ucapan dan perbuatan, bukan justru mengolok-olok orang yang lebih rendah secara sosial,” kata H. Jelita Donal, Kamis (5/12).

Baca Juga :  BRI Cabang Bintaro Gelar Olahraga Padel Bersama untuk Perkuat Sinergi Internal

Lebih lanjut, H. Jelita menegaskan bahwa seorang pemuka agama harus memiliki adab yang tinggi, baik dalam ucapan maupun tindakan. Adab yang dimaksud, menurutnya, mencakup beberapa aspek penting, antara lain menjaga lisan agar tetap mengucapkan kata-kata yang baik, santun, dan menyejukkan hati.

“Pemuka agama harus menghormati setiap orang tanpa terkecuali, apapun status sosial mereka. Dalam agama apa pun, menghormati orang lain adalah salah satu nilai yang sangat ditekankan. Selain itu, tetap rendah hati adalah sikap yang tidak boleh hilang dalam diri seorang pemuka agama, mengingat posisi mereka bukan untuk merasa lebih tinggi atau lebih hebat daripada orang lain,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kebijakan PPN 12% Dinilai Bebani Rakyat, Senator asal DIY: Darurat GBHN!

H. Jelita juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak hanya menilai seorang pemuka agama dari popularitas atau pengaruh yang dimilikinya, tetapi juga dari sikap dan tindakannya yang seharusnya mencerminkan nilai-nilai agama yang mengedepankan kasih sayang dan saling menghormati.

“Bagi saya, ini adalah pelajaran penting bagi kita semua, terutama bagi mereka yang memiliki pengaruh besar, untuk selalu berhati-hati dalam bertindak. Kata-kata yang dikeluarkan oleh seorang tokoh agama haruslah dapat menyejukkan dan memberikan manfaat bagi umat, bukan malah menimbulkan rasa sakit hati,” ujar H. Jelita.(*)

Berita Terkait

Kapolri sebut 2.561.629 pemudik sudah kembali ke Jakarta pada H+6
Dilepas Gubernur Ahmad Luthfi, 21.975 Warga Nikmati Balik Rantau Gratis Jateng 2026
Lord of the Rings akan kembali menyapa penggemar pada 2027
Jalan Jatibarang-Tegalwulung Rusak Parah Bak Wahana Air Saat Hujan, Heri Tato : Diduga Asal-asalan
Indonesia ke final setelah menang telak 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis
Sanggar Senam Glory Gelar Open House di Grand Duta Tangerang, Pererat Silaturahmi Warga
Gedung DPR berlakukan pemadaman lampu demi efisiensi energi
Reaksi Cepat Wabup Brebes Pimpin Penanganan Dampak Banjir di Ketanggungan, Beri Bantuan dan Pemulihan Infrastruktur
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:58 WIB

Kapolri sebut 2.561.629 pemudik sudah kembali ke Jakarta pada H+6

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:48 WIB

Dilepas Gubernur Ahmad Luthfi, 21.975 Warga Nikmati Balik Rantau Gratis Jateng 2026

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:29 WIB

Lord of the Rings akan kembali menyapa penggemar pada 2027

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:18 WIB

Jalan Jatibarang-Tegalwulung Rusak Parah Bak Wahana Air Saat Hujan, Heri Tato : Diduga Asal-asalan

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:31 WIB

Indonesia ke final setelah menang telak 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis

Berita Terbaru