Pekerja Judol di Kamboja Akan Dideportasi Ke Negara Masing-Masing

Kamis, 22 Agustus 2024 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok/ist

dok/ist

Kamboja,lensabumi.com -Nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di negeri orang, selalu saja dirundung derita.

Bahkan, dari tahun ke tahun selalu terdengar ada PMI yang ditangkap dan disiksa. Meskipun aturan dan peraturan diperketat, namun terkesan lemah dalam pengawasan.

Sejak maraknya Judi Online (Judol) di seantero jagad raya ini, cukup banyak PMI yang hijrah ke negeri orang hanya untuk mencari pekerjaan.

Para PMI ini umumnya ingin mengadu nasib. Berharap agar ada perubahan ekonomi di lingkungan keluarga. Tapi tak sedikit pula yang bernasib apes.

Seperti yang dialami ratusan PMI yang mengadu nasib bekerja ke negara Kamboja belum lama ini. Diperoleh informasi, ada lebih kurang 400 orang PMI yang bekerja di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang Judi Online di negara tersebut, ditangkap dan langsung dijebloskan ke kerangkeng.

Baca Juga :  Bungkam Pers, Direksi Telkom Grup Dilaporkan Studi Demokrasi Rakyat Ke Bareskrim Mabes Polri

Peristiwa penangkapan itu terjadi pada Tanggal 12 Agustus 2024 sekira Pukul 01.00 hingga pukul 08.00 pagi waktu setempat (Kamboja).

Mereka yang sedang asik bekerja, mendadak digrebek oleh petugas Kepolisian Kamboja dan langsung dibawa ke kantor polisi. Bahkan, mereka langsung disekap dan dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Seorang Sumber yang mengetahui peristiwa penangkapan itu membeberkan kepada media ini. Lelaki berinisial “R” itu mengatakan, “Saya sangat mengetahui peristiwa itu, bang. Karena, waktu itu saya memang disana, “ujarnya di bilangan Batu Sembilan Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (20/8/2024) sore.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Penyegelan Rumah Ibadah GKPI Rajeg

Ditambahkannya, mereka ditangkap secara berangsur, bang. Berawal dari salah Rumah Toko (Ruko) yang diberi nama RP. Ruko tersebut berada di kota KPS Sihanouk Ville Kamboja. Kemudian, polisi masuk ke beberapa tempat usaha lain.

Diantaranya bernama :
1. Gacor Mania777.
2. Mpo 828.
3. Ug Dewa.
4. Ladang Lotto.
5. Liga Ciputra dengan link https://heylink.me/gacor777999/

Semua tempat itu berada di Negara Kamboja.

Informasi yang kami dapat bang, ratusan pekerja Judol itu akan diserahkan ke KBRI Kamboja setelah diperiksa dan diambil keterangan secara maraton,” ungkap R yang tidak mau namanya dipublikasikan. (*).

Berita Terkait

Rocky Gerung Resmi Dilantik Jadi Wantimpres oleh Presiden Prabowo
Launching Bulan Pemuda 2026, KNPI Tangsel Hadirkan Beragam Program untuk Pemuda
Aksi Jumat Bersih di Kemukten Kersana Warga dan TNI-Polri, Wujud Kepedulian Organisasi Masyarakat Hingga Warga
Badan Gizi Nasional Buka 15 SPPG 3T di Papua Barat Daya
Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi Pada 1 Oktober 2026
KAPOLRI BARU — DIJABAT OLEH KOMJEN POL. SUYUDI ARIO SETO  
Kecelakaan 2 Sepeda Motor Keserempet Kereta Api,Di Pintu Rel Pekauman, Belakang Alun- Alun Brebes
Apartemen Lapas Dibongkar, Tanahnya Tetap Milik Pemkab Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Rocky Gerung Resmi Dilantik Jadi Wantimpres oleh Presiden Prabowo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Launching Bulan Pemuda 2026, KNPI Tangsel Hadirkan Beragam Program untuk Pemuda

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Aksi Jumat Bersih di Kemukten Kersana Warga dan TNI-Polri, Wujud Kepedulian Organisasi Masyarakat Hingga Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi Pada 1 Oktober 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:55 WIB

KAPOLRI BARU — DIJABAT OLEH KOMJEN POL. SUYUDI ARIO SETO  

Berita Terbaru

Pariwisata

Sejarah Kota Lama Semarang Dengan Tampilan Ikonik

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:02 WIB