Sekda Kabupaten Tangerang Mengajak Kolaborasi Dan Komitmen Menciptakan Kondusifitas

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, lensanusantara.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid meminta seluruh pemangku wilayah Kecamatan Tigaraksa selalu siap sedia dan menguatkan komitmen serta kolaborasi untuk menciptakan kondusifitas wilayah yang aman, nyaman dan tertib.

Hal tersebut diungkapkan Sekda saat menghadiri Rapat Koordinasi ( Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tigaraksa yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Tigaraksa pada, Rabu, 19 Juni 2024.

Dalam sambutannya Sekda mengatakan sebagai unsur pimpinan di tingkat kecamatan, baik Camat, Kapolsek maupun Danramil harus selalu siap siaga, mampu menciptakan kondusifitas wilayah dan

“Seluruh unsur untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menjalankan tugas di wilayah. Merespon cepat atas segala bentuk aduan pelayanan publik, keamanan dan ketertiban masyarakat dengan langsung turun ke bawah, mengecek kondisi dan situasi yang berkembang di masyarakat,” kata Sekda Maesyal Rasyid.

Dirinya berharap seluruh jajaran Forkopimcam Tigaraksa terus menguatkan komitmen dan sinergitas dalam menjaga kondusifitas wilayah. Lanjut dia, terkait maraknya judi online yang sudah merasuki berbagai kalangan, semua elemen diharapkan juga dapat bekerjasama dan serius mengatasinya karena merusak sendi-sendi perekonomian masyarakat.

“Judi online yang marak di masyarakat agar dapat ditindak karena merusak sendi sendi ekonomi dan meresakan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosid menambahkan Rakor Forkopimcam Tigaraksa merupakan agenda penting untuk menyatukan persepsi dalam melakukan tugas menciptakan masyarakat yang aman dan tentram serta dalam rangka peningkatan pelayanan yang optimal.

“Kecamatan Tigaraksa merupakan pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang harus terus terjaga kondusifitas masyarakatnya, baik keamanan maupun kenyamanan lingkungan masyarakatnya,” tutur Cucu.

Menurut dia, koordinasi dan kolaborasi yang intent antara kecamatan, Polsek, Koramil RT, RW dan segenap elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, keamanan, hingga penyakit masyarakat seperti geng motor, tawuran. Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang terjadi merupakan tanggungjawab bersama.

“Segala gangguan Kamtibmas yang terjadi adalah tanggungjawab bersama. Kami selalu turun ke desa, kelurahan dan RT, RW agar suasana harmonis masyarakat dapat termonitor dengan baik dan aspirasi tersampaikan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Siswa Disabilitas dan Kurang Mampu di Wonosobo Dapat Bantuan Pendidikan dari Geo Dipa Energi Dieng

Berita Terkait

Tumpukan sampah Pasar Induk Kramat Jati ditargetkan tuntas Jumat besok
Gempar! Tayangan Video Viral Ketua DPC PDIP Buntut Kecewa Pada Elit Politik dan Pemda, Siap Bikin “Brebes Chaos”
Pengurus PGRI Cabang Tigaraksa Gelar Sosialisasi Keterbukaan informasi Publik..
Solusi Internet Rumah Murah di Kota Pasuruan, Cepat 100Mbps Tanpa Ribet
Video Ancaman Mutasi ASN Beredar, Ketua Perindo Brebes Soroti Intervensi Politik
Rupiah melemah ke Rp17 ribu, BI maksimalkan instrumen operasi moneter
Wagub Jateng Tegaskan, Butuh Kolaborasi Lintas Pihak untuk Perbaikan Permanen Banjir Demak
Di Tengah Maraknya Berita Hoaks, Fungsi Media Jadi Penjernih Informasi Aktual 

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:23 WIB

Tumpukan sampah Pasar Induk Kramat Jati ditargetkan tuntas Jumat besok

Rabu, 8 April 2026 - 12:47 WIB

Gempar! Tayangan Video Viral Ketua DPC PDIP Buntut Kecewa Pada Elit Politik dan Pemda, Siap Bikin “Brebes Chaos”

Rabu, 8 April 2026 - 11:56 WIB

Pengurus PGRI Cabang Tigaraksa Gelar Sosialisasi Keterbukaan informasi Publik..

Selasa, 7 April 2026 - 21:17 WIB

Video Ancaman Mutasi ASN Beredar, Ketua Perindo Brebes Soroti Intervensi Politik

Selasa, 7 April 2026 - 18:46 WIB

Rupiah melemah ke Rp17 ribu, BI maksimalkan instrumen operasi moneter

Berita Terbaru