Tumpukan sampah Pasar Induk Kramat Jati ditargetkan tuntas Jumat besok

Rabu, 8 April 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya menargetkan penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, rampung dalam waktu tiga hari ke depan, yakni pada Jumat (10/4) besok.

“Insya Allah tiga hari ke depan sudah selesai. Hari Jumat (10/4) kita targetkan seluruh penanganan tuntas,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan di Pasar Pal Meriam, Matraman, Jakarta Timur, Rabu.

Target tersebut merupakan tindak lanjut atas tenggat waktu yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta terkait percepatan penanganan persoalan sampah di kawasan pasar terbesar di ibu kota tersebut.

Agus memastikan, pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta terus bekerja intensif untuk menuntaskan permasalahan tersebut. Ia optimis proses pembersihan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  HUT ke-394, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna: "Terus Bergerak, Semakin Berdampak

Dalam upaya percepatan tersebut, Pasar Jaya mengerahkan puluhan armada pengangkut sampah setiap harinya.

Agus menjelaskan, rata-rata terdapat sekitar 40 ritase pengangkutan sampah per hari. Dengan kapasitas tersebut, volume sampah yang berhasil diangkut mencapai sekitar 600 hingga 700 ton setiap harinya.

“Kita alhamdulillah bahu-membahu dengan Dinas Lingkungan Hidup. Tiap hari hampir 40 ritase. Itu setara dengan 600 sampai 700 ton sampah yang kita angkut,” ungkapnya.

Menurut Agus, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya normalisasi kondisi lingkungan pasar yang sempat dipenuhi tumpukan sampah.

Selain mengangkut sampah ke tempat pengolahan, Pasar Jaya juga tengah menyiapkan solusi jangka panjang guna mengatasi persoalan serupa agar tidak kembali terulang.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, 100 Juru Sembelih Hallal Ikut Bimtek

Salah satu upaya yang sedang disiapkan adalah pengoperasian mesin insinerator atau mesin pembakar sampah di area pasar. Namun, Agus menyebutkan bahwa saat ini alat tersebut masih dalam tahap uji coba (trial).

“Itu masih trial. Nanti akan segera kita umumkan kalau sudah mulai beroperasi,” ucap Agus.

Menurut Agus, keberadaan insinerator ini menjadi bagian dari rencana besar Pasar Jaya untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah mandiri di pasar-pasar di bawah kelolaannya.

Dengan sistem tersebut, diharapkan volume sampah yang harus diangkut ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan secara signifikan.

Berita Terkait

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak
Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB
DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan
Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD
Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan
Tumpukan Sampah SPPG, Berserakan Dalam Jurang dan Tepi Kawasan Hutan pinus/lindung Desa Dawuhan
KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan

Berita Terbaru