Melalui Beberapa Kali survey, Olahraga Paralayang Layak di Kembangkan di Desa Sijenggung

Senin, 10 Juni 2024 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara, lensabumi.com – Bukit Sampit Desa Sijenggung Kecamatan Banjarmangu , Banjarnegara, Jawa Tengah berpotensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata olahraga paralayang.
Hal tersebut disampaikan Pengkab FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) Banjarnegara Aris Sudaryanto kepada media Senin (10/6/2024).

“Desa Sijenggung mempunyai potensi tersembunyi yang sangat besar untuk dijadikan potensi wisata olahraga minat khusus yaitu olahraga paralayang,” kata Aris
Aris mengatakan, paralayang dari Bukit Sampit Dusun Tempuran Desa Sijenggung saat ini sudah dilakukan uji terbang sebanyak 37 kali.

Dari ke-37 penerbangan tersebut semuanya baik dan lancar, serta memenuhi syarat penerbangan, baik arah angin, kecepatan angin, kemudian di landing pun sangat mendukung, kecepatan angin di lokasi tersebut juga stabil.

“Setelah beberapa kali dilakukan survei dan uji terbang, puncaknya, atraksi paralayang ditampilkan dalam acara pembukaan TMMD kemarin, baik saat pembukaan maupun penutupan,” lanjutnya
Aris menambahkan, Lokasi olah raga paralayang di bukit Sampit Desa Sijenggung ini sangat potensial jika dikembangkan.

Baca Juga :  Aksi Nasional KSPN Nusantara: Menolak Ilegal Import

“Nanti pengelolalan tempat menjadi kewenangan desa dan penerbangan menjadi kewenangan FASI Bnajarnegara dan Jateng. Berada dibawah binaan pangkalan TNI Angkatan Udara Jenderal Soedirman Purbalingga,” lanjutnya
Tidak hanya penggemar paralayang saja, bagi masyarakat peminat terbang tandem juga bisa disiapkan pilot tandem, karena untuk terbang mandiri butuh lisensi khusus.
Sementara Kepala Desa Sijenggung Suyono menjelkaskan, bahwa awal ditemukannya potensi paralayang berawal dari tim survei TMMD beberapa waktu lalu.

Mereka melihat bukit Sampit yang mempunyai ketinggian 1.029 mdpl menjulang di dekat lapangan Sijenggung.
Setelah dilakukan pengamatan awal, bukit tersebut memiliki potensi sebagai landasan terbang paralayang.
Selain memenuhi persyaratan untuk penerbangan paralayang, akses menuju bukit itu juga bisa menggunakan kendaraan, dan hanya perlu berjalan kurang lebih 200 meter untuk sampai puncak.
Kedepan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengembangkan potensi wisata dan olahraga dirgantara tersebut.

Baca Juga :  BRI KC Tangerang Ahmad Yani Berikan Apresiasi kepada Pekerja Berprestasi yang Berhasil Melampaui Target Kinerja

“Kami berharap selain untuk olahraga, Paralayan ini juga bisa untuk wisata, sehingga kedepannya jika kita kelola dengan baik bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di Desa Sijenggung dan sekitarnya,” tambahnya
Pj Bupati Banjarnegara Muhammad Masrofi, usai melihat atraksi paralayang pada penutupan TMMD kemarin berharap olahraga paralayang di Desa Sijenggung ini bisa menjadi daya tarik yang bisa dikembangkan menjadi sport tourism.
Ia mengatakan, disamping sebagai olah raga, paralayang juga menggabungkan unsur wisata yang menarik minat warga masyarakat untuk berkunjung ke Desa Sijenggung yang memiliki pemandangan panorama yang eksotik.

“Pemkab tentunya akan mendukung adanya olahraga paralayang ini dalam rangka untuk mengembangkan sport tourism di Desa Sijenggung, harapannya sport tourism ini juga akan mampu meningkatkan perekonomian warda desa ,” katanya. (ahr13)

Berita Terkait

Donor Darah bersama Kecamatan Panongan dan Komunitas Forbeta (Forum Ojek Online Kabupaten Tangerang) beserta Masyarakat Kecamatan Panongan
Wanita Memiliki Peran Strategis Dalam Ekonomi Keluarga, Digaungkan Melalui Kolaborasi OJK dan TP PKK SICANTIKS 2026
Banjir di Ketangungan Brebes Akibat Luapan Sungai Babakan, Lalu Lintas Terhambat, Warga Terisolasi
Keramahan Petugas Medis Berpengaruh Pada Proses Penyembuhan, Meringankan Beban Psikologis Pasien
Viral Ketoprak Indomie Si Plontos, Di Kunjungi Anggota DPRD Kabupaten Dan Propinsi Banten
GANN DPC Tangsel Beserta BNN Tangsel Bersama-sama Mengantar Korban Penyalahgunaan Obat Golongan G ke Rehabilitasi BNN Lido
Lahan Pertanian Yang Sudah Ditetapkan‎ (LSD) Harus Dilindungi, Jangan Sampai Berubah Alih Fungsi!
Naluri Hati Ibu, Dalam Lawatannya Paramitha Bersama Shintya Hibur Anak-anak di Posko Pengungsian, Serahkan Bingkisan Lebaran

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:07 WIB

Donor Darah bersama Kecamatan Panongan dan Komunitas Forbeta (Forum Ojek Online Kabupaten Tangerang) beserta Masyarakat Kecamatan Panongan

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:51 WIB

Wanita Memiliki Peran Strategis Dalam Ekonomi Keluarga, Digaungkan Melalui Kolaborasi OJK dan TP PKK SICANTIKS 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:41 WIB

Banjir di Ketangungan Brebes Akibat Luapan Sungai Babakan, Lalu Lintas Terhambat, Warga Terisolasi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:10 WIB

Keramahan Petugas Medis Berpengaruh Pada Proses Penyembuhan, Meringankan Beban Psikologis Pasien

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:33 WIB

Viral Ketoprak Indomie Si Plontos, Di Kunjungi Anggota DPRD Kabupaten Dan Propinsi Banten

Berita Terbaru