Pertemuan Strategis Sopir dan BPTD Soroti Isu ODOL: Ancaman Parkir Massal Jika Sopir Terus Disalahkan

Kamis, 19 Juni 2025 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Dinamikanews.net – Pada hari Kamis, 19 Juni 2025, berlangsung sebuah pertemuan penting di Kota Bandung yang mempertemukan sejumlah perwakilan pengemudi dari berbagai organisasi dan aliansi transportasi. Hadir dalam forum ini tokoh-tokoh perwakilan sopir seperti Hj. Dadi dari FKPN, Patwa dari GPSI, Epul dari GMBC, Iwan Darmawan dari FPNB, serta Agus Suherman dari SISKOM-PN Provinsi Jawa Barat. Pertemuan ini juga menghadirkan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Bapak Ferdy Trisanto Kurniawan, ST., M.Si., sebagai narasumber utama.

Doc Perwakilan Pengemudi

Agenda utama diskusi adalah persoalan klasik namun krusial dalam dunia transportasi darat: Over Dimension dan Over Loading (ODOL). Dalam suasana yang tegas namun konstruktif, para peserta menyampaikan unek-unek, fakta lapangan, dan tuntutan mereka kepada pihak pemerintah.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian, Kapolres Puncak Jaya Pimpin Kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79

Salah satu poin penting yang disepakati dalam pertemuan ini adalah bahwa beban tanggung jawab atas kendaraan ODOL tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada para pengemudi. Para perwakilan sopir menegaskan bahwa praktik ODOL bukanlah kehendak atau pilihan mereka, dan mereka tidak mendapatkan keuntungan finansial dari praktik tersebut. Para sopir hanya menjalankan tugas atas perintah pemilik kendaraan atau pengusaha, yang dalam banyak kasus menekan mereka untuk tetap beroperasi dalam kondisi yang tidak ideal dan melanggar aturan.

Lebih jauh, forum ini juga menyampaikan ultimatum kepada pemerintah melalui perwakilan BPTD. Jika di kemudian hari masih terdapat tindakan menyalahkan atau mempidanakan sopir sebagai pihak utama dalam pelanggaran ODOL, maka seluruh aliansi pengemudi yang hadir menyatakan siap melakukan aksi serempak berupa penghentian operasional atau parkir massal kendaraan. Aksi ini akan menjadi bentuk solidaritas dan perlawanan kolektif terhadap perlakuan yang dinilai tidak adil terhadap para sopir.

Baca Juga :  5 Kasus Besar Terungkap Saat Ramadhan, dari Begal Celurit hingga Sindikat Curanmor

Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam mendorong keadilan struktural dalam regulasi transportasi, sekaligus menjadi pesan kuat bahwa para sopir bukan lagi pihak yang akan diam ketika dijadikan kambing hitam dalam persoalan ODOL yang sistemik.

Berita Terkait

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya
Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang
Sejarah Palagan Ambarawa: Pertempuran Heroik Melawan Sekutu pada 1945
Aktivis Desa Cirarab Desak Pembayaran Ganti Rugi Trase Jalan Tol Serbaraja Dipercepat.
Sejarah Kota Lama Semarang Dengan Tampilan Ikonik
Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Rotasi Pejabat Tinggi Pratama Eselon II
Krisis Air Bersih Meluas, 28 Ribu Liter Air Disalurkan untuk 408 KK di Brebes
PERINGATAN HARI BATIK NASIONAL 2026 — LENGKAP DENGAN PERAYAAN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:19 WIB

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Sejarah Palagan Ambarawa: Pertempuran Heroik Melawan Sekutu pada 1945

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Aktivis Desa Cirarab Desak Pembayaran Ganti Rugi Trase Jalan Tol Serbaraja Dipercepat.

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Sejarah Kota Lama Semarang Dengan Tampilan Ikonik

Berita Terbaru

Berita

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Minggu, 4 Okt 2026 - 19:19 WIB