PLH Dinas Pendidikan Banten Berpendapat Soal Warga Tangerang, DPD IMM Banten Geram Omonganya

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.news – 15 Juni 2025, Ada kabar panas nih yang bikin heboh! Sebuah omongan dari Pelaksana Harian (PLH) Dinas Pendidikan Provinsi Banten, yang entah kenapa nyebar di media sosial, nyebut warga Kota Tangerang itu “kampungan.” Waduh, kata-kata itu langsung bikin panas telinga dan nyulut amarah.

Di tengah riuhnya suara yang enggak terima, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Banten enggak tinggal diam.

Baca Juga :  Pemda Brebes Melalui Dinsos Cepat Tanggap, Salurkan Bantuan Untuk Kakak Beradik Kurang Mampu Di Dukuhlo

Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik DPD IMM Banten, Novri Yadi, sampai geleng-geleng kepala.

“Kepala dinas pendidikan, masa sih omongannya enggak nunjukin kalau dia orang berpendidikan?” katanya, nada suaranya jelas kecewa.

DPD IMM Banten menyayangkan banget dan ngecam keras ucapan si PLH. Apalagi omongan itu seolah ngerendahin masyarakat Kota Tangerang yang dianggap enggak berpendidikan.

Padahal, Gubernur Banten sendiri rumahnya ada di Kota Tangerang lho! Ironis banget, kan?

Baca Juga :  Progres Konstruksi Pembangunan Tahap 1 Probolinggo-Besuki Capai 55,27%, Jasa Marga Targetkan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Selesai Sesuai Rencana

“Kami minta si PLH Dinas Pendidikan Provinsi Banten buat buru-buru klarifikasi omongannya secara terbuka. Atau, lebih baik Gubernur Banten langsung pecat dia,” tegas Novri Yadi, nada ancamannya jelas.

“Kalau permintaan ini cuma angin lewat, kami DPD IMM Banten siap turun ke jalan alias demo gede-gedean di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Banten!”

Penulis : Mala

Editor : Eka

Berita Terkait

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu
Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan
Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali
Bupati Paramitha Kecam Keras Pungutan Sekolah di Brebes: Pendidikan Harus Gratis, Jangan Bebani Orang Tua Siswa
Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai
Kemenkes Catat 401.586 Kasus Kumulatif Ispa Akibat Karhutla
Kemenag RI Tinjau Masjid Al-Falaah Ciputat usai Insiden Perusakan Pengeras Suara

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:03 WIB

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu

Jumat, 6 November 2026 - 15:54 WIB

Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Jumat, 6 November 2026 - 07:06 WIB

Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali

Kamis, 5 November 2026 - 17:56 WIB

Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai

Berita Terbaru