TPAS Kedunguter Brebes Terbakar, Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan

Jumat, 30 Agustus 2024 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Desa Kedunguter, Kabupaten Brebes, pada Kamis (29/8) sore.

Puluhan mobil pemadam kebakaran dari Brebes dan Tegal dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar tumpukan sampah di lokasi tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Menurut Andriyani, Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas LH Kabupaten api pertama kali terlihat sekitar pukul 16.00 WIB.

Melalui pesan WhatsApp, Andriyani menyampaikan, “Awalnya api masih kecil,” tutur Andriyani, “Penjaga berusaha memadamkannya, tetapi kalah oleh ganasnya si jago merah, karena tiupan angin yang kencang membuat api semakin membesar. Penjaga panik lantas melapor ke kami,” lanjutnya.

Baca Juga :  14 Bangunan Liar Tempat Prostitusi di Losari Dibongkar Petugas Gabungan

Pihaknya kemudian menghubungi Damkar dan BPBD yang langsung bergerak cepat menuju lokasi. Namun, saat mereka tiba di lokasi, api sudah membesar.

Petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk menjinakkan api karena material yang terbakar adalah sampah kering yang mudah terbakar. “Api terus merambat ke tumpukan sampah lainnya, sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk memadamkannya,” jelas Andriyani.

Satu excavator dan buldoser berhasil diselamatkan dari kobaran api, namun kebakaran ini mengakibatkan kerugian materi yang belum dapat ditaksir.  Meskipun puluhan mobil pemadam kebakaran dikerahkan, namun, api baru dapat dijinakkan setelah tengah malam.

Baca Juga :  Jamaah Calhaj Brebes di Berangkatkan 3 Mei

Saat ini, tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Kami masih mengumpulkan informasi dari para saksi dan menyelidiki penyebab kebakaran. Apakah disebabkan oleh kelalaian atau faktor lain,” kata Andriyani.

Himbauan Andriyani kepada warga sekitar agar tetap tenang dan tidak mendekati lokasi kebakaran.

“Kepada warga sekitar, kami mohon untuk tetap tenang dan menjaga jarak aman dari lokasi kebakaran. Demi keselamatan bersama, kami meminta agar tidak mendekati area tersebut untuk menghindari potensi bahaya.

Berita Terkait

Kondisi Jembatan Keruhbehet Rusak 9 Bulan, Warga Sakit Ditandu Pakai Sarung  
Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional
KRISIS AIR BERSIH MELANDA BREBES: WARGA KARANGJONGKENG BERJUANG DAPAT SETETES AIR
91 Desa di Brebes Sudah Lunas PBB-P2, Pemkab Hapus Denda Hingga Akhir 2026
Logo HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang Resmi Diluncurkan 
BMKG — Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan, Beberapa Daerah Berpotensi Hujan Ringan
Wabup Intan Harap KMPI Menjadi Arah Baru Perjuangan Cegah Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan 
DPRD Kabupaten Tangerang, Rampungkan Perda Provider Telekomunikasi, Internet dan WiFi Awal 2027

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:03 WIB

Kondisi Jembatan Keruhbehet Rusak 9 Bulan, Warga Sakit Ditandu Pakai Sarung  

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIB

KRISIS AIR BERSIH MELANDA BREBES: WARGA KARANGJONGKENG BERJUANG DAPAT SETETES AIR

Rabu, 23 September 2026 - 09:53 WIB

91 Desa di Brebes Sudah Lunas PBB-P2, Pemkab Hapus Denda Hingga Akhir 2026

Senin, 21 September 2026 - 19:43 WIB

Logo HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang Resmi Diluncurkan 

Berita Terbaru

Peristiwa

Lahan Diserobot, Warga Laporkan Sentul City ke Polda Jabar

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:05 WIB

Berita

KASUS FASILITAS MEWAH LAPAS CIBINONG MEMANAS  

Selasa, 29 Sep 2026 - 05:11 WIB