Pemerintah Susun Rancangan Perpres Lindungi Nakes Usai kasus dr. Icha

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Pemerintah tengah menyusun Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Perlindungan Keamanan dan Keselamatan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk memperkuat regulasi yang ada, merespons hasil investigasi atas kasus meninggalnya dr Eliza Priscila Utami Pakaenoni.

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes dr. Yuli Farianti mengatakan di Jakarta, Sabtu, bahwa hasil investigasi lapangan terhadap kasus dr Eliza atau yang akrab disapa dr.Icha mengungkapkan tiga temuan utama, yakni adanya dugaan intimidasi verbal oleh oknum masyarakat, penanganan medis yang sebenarnya sudah sesuai prosedur, serta lemahnya koordinasi perlindungan nakes antara fasilitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan, dan Pemerintah Daerah setempat.

“Berdasarkan Pasal 273 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, nakes berhak menghentikan pelayanan apabila mengalami kekerasan, pelecehan, atau perundungan, kecuali dalam situasi darurat penyelamatan nyawa. Tidak boleh ada lagi dokter yang merasa takut saat bertugas,” ujar Yuli.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Purbalingga Kunjungi Korban Kecelakaan Dan Beri Bantuan Sosial

Kasus dr. Icha terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Juni silam. Dr. Icha ditemukan meninggal bunuh diri dengan dugaan mengalami depresi akibat diintimidasi oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dalam kesempatan itu, Yuli pun menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya dr. Icha, dan menyebut bahwa peristiwa itu harus menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan bagi seluruh tenaga medis di Indonesia.

Adapun investigasi tersebut, katanya, dilakukan atas instruksi Menteri Kesehatan dan permohonan Gubernur Nusa Tenggara Timur. Tim tersebut bergerak bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTT, Konsil Kedokteran Indonesia, serta Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  BRI BO Serang Gelar Training Santai Bersama Lapas Serang

“Seluruh hasil temuan akan diserahkan kepada kepolisian karena kasusnya sudah masuk tahap penyelidikan pidana,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Jenderal Kemenkes Rudi Supriatna menambahkan bahwa timnya telah meminta keterangan dari berbagai pihak, mulai dari dokter jaga, perawat yang menyaksikan kejadian di IGD RS Leona, rekan sejawat, hingga kedua orang tua almarhumah di Kupang.

Rudi juga menyoroti pasifnya petugas keamanan rumah sakit saat peristiwa berlangsung.

“Pada saat kejadian di IGD, petugas keamanan di sana pasif dan tidak ada upaya untuk menertibkan situasi. Padahal IGD adalah area terbatas dengan SOP ketat. Orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk agar tidak mengganggu konsentrasi nakes yang sedang menangani pasien kritis,” katanya.

Berita Terkait

Musim Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Berbagai Wilayah, Ribuan Warga Terdampak
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks
Hari Pelanggan Nasional 2026, JTT Perkuat Komitmen Peningkatan Layanan
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok
Apresiasi Raperda Inisiatif & Saran DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Tangerang Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang Di Teluknaga

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:28 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Berbagai Wilayah, Ribuan Warga Terdampak

Jumat, 4 September 2026 - 18:41 WIB

Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan

Jumat, 4 September 2026 - 18:29 WIB

Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks

Jumat, 4 September 2026 - 18:22 WIB

Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 19:19 WIB

Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok

Berita Terbaru