Kemenhut Prioritaskan Rehabilitasi Hulu Sungai di Aceh, Sumut, Sumbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera, Dinamikanews.net  – Kementerian Kehutanan memprioritaskan program rehabilitasi bentang alam pada kawasan hulu sungai guna mengatasi akar penyebab bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Dyah Murtiningsih mengatakan bahwa pemulihan ekosistem di bagian hulu itu penting dan sangat krusial dibandingkan hanya memperbaiki infrastruktur di area hilir yang terdampak, sehingga risiko serupa di kemudian hari dapat diminimalkan.

“Kita perbaiki tidak hanya yang terdampak, tetapi justru hulunya yang menyebabkan itu terjadi. Fokusnya melakukan rehabilitasi pada area-area yang menjadi penyebab bencana hidrometeorologi,” kata dia usai acara “Peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia” di Jakarta, Rabu (1/7).

Dyah menjelaskan bahwa strategi ini diambil sebagai respons komprehensif atas rentetan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang sempat melanda tiga provinsi itu.

Baca Juga :  Satlantas Polres Purbalingga Gelar Sobat Laka Braling, Peduli Korban Laka Kecelakaan

Fokus penanganan darurat dari hulu ke hilir ini dipastikan menyasar area-area kritis yang berada di dalam kawasan hutan maupun pada area penggunaan lain di luar kawasan hutan.

Untuk mengoptimalkan pemulihan vegetasi di luar kawasan hutan, dia menjelaskan bahwa Kemenhut secara intensif menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah guna menyinkronkan data pemetaan lahan kritis terdampak bencana.

Misalnya aliran Sungai Aek Godang di Sibolga, Sumatera Utara, atau Sungai Aek Sommanggita, Aek Godang, Aek Hopong Na Dao, dan Aek Paru di Hutanabolon, Tapanuli Tengah yang tidak hanya mengalami pendangkalan drastis tetapi sebagian besar sudah tertutup setelah banjir bandang dan longsor menerjang kawasan perbukitan di bagian hulu sungai itu pada November 2025.

Baca Juga :  Kemenhut Tegaskan Peluang Investasi Kehutanan Untuk Perdagangan Karbon

Dyah mengatakan bahwa langkah restorasi dan rekonstruksi lingkungan ini juga diperkuat dengan usulan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) senilai Rp600 miliar pada APBN tahun ini yang dialokasikan ke dalam beberapa direktorat jenderal.

Kemenhut menjadikan sebagian dana tersebut juga untuk memperkuat penegakan hukum di wilayah hulu sungai guna mencegah aktivitas perusakan hutan yang memicu penurunan daya dukung lingkungan.

“Anggaran tambahan tersebut tidak hanya dialokasikan untuk penanaman pohon, melainkan juga untuk mendanai perbaikan tata kelola kehutanan terpadu dan kelanjutan program perhutanan sosial-penegakan hukum yang ada di sana, kemudian kita rehabilitasi,” kata dia.

Dyah mengaku optimistis melalui integrasi program antara rehabilitasi hulu dan penegakan hukum ini risiko ancaman bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan secara signifikan di masa depan.

Berita Terkait

Lembaga Satu Bumi Desak Pemerintah Lakukan Langkah Konkret Cegah Kebakaran di TPA Jatiwaringin
Puncak Harganas 2026, Bupati Tangerang Tekankan Pentingnya Peran Ayah dan Keluarga Harmonis
Pemkab Cirebon Siapkan Guru Sementara Untuk Operasional Sekolah Rakyat
Kemendikdasmen Sediakan Ribuan Buku Digital Gratis Lewat Platform SIBI
Perkuat Kapasitas Aparatur Desa, DPMPD Gelar Sosialisasi Bimtek RKP Desa dan Pelaksanaan Musrenbang 2026.
Ribuan Pencinta Skuter Rayakan Ulang Tahun Ke-80 Vespa di Roma
Pengadilan Tipikor Semarang Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Pati
Relawan MBG Se-Kabupaten Tangerang Gelar Aksi Damai, Program MBG Tetap Dilanjutkan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:05 WIB

Kemenhut Prioritaskan Rehabilitasi Hulu Sungai di Aceh, Sumut, Sumbar

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:20 WIB

Lembaga Satu Bumi Desak Pemerintah Lakukan Langkah Konkret Cegah Kebakaran di TPA Jatiwaringin

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:52 WIB

Puncak Harganas 2026, Bupati Tangerang Tekankan Pentingnya Peran Ayah dan Keluarga Harmonis

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Cirebon Siapkan Guru Sementara Untuk Operasional Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:30 WIB

Perkuat Kapasitas Aparatur Desa, DPMPD Gelar Sosialisasi Bimtek RKP Desa dan Pelaksanaan Musrenbang 2026.

Berita Terbaru