TP PKK Jakut Dilatih Kelola Sampah Organik Lestarikan Lingkungan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Ratusan perempuan di Jakarta Utara yang terdiri dari dari kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), pelajar, dan warga mengikuti “Workshop Eco Enzyme” untuk mengelola sampah organik dalam melestarikan lingkungan.

“Kegiatan yang digelar Gereja Santo Andreas Kim Tae Gon sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik dan menjaga kelestarian lingkungan,” kata Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra, Kamis (18/6).

Menurut dia, gerakan ini sangat positif karena mengajarkan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana di rumah. Melalui cara mengolah sampah organik menjadi eco enzyme, peserta tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat.

Fida menuturkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya pencatatan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk pembuatan eco enzyme secara massal.

Baca Juga :  Pertamina Grand Prix Of Indonesia Ajang Kebanggaan Masyarakat Lombok

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para perempuan di Jakarta Utara yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Eco enzyme memiliki banyak manfaat, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk mendukung pelestarian lingkungan,” paparnya.

TP PKK Jakarta Utara juga melaksanakan panen melon di Kebun Gangnam dan sebagian tanaman di kebun tersebut memanfaatkan pupuk cair yang dihasilkan dari proses pengolahan eco enzyme.

“Kami berharap pembuatan eco enzyme dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan diterapkan di lingkungan masing-masing, termasuk untuk menyuburkan tanaman,” ujar Fida.

Sementara itu, Perwakilan Gereja Santo Andreas Kim Tae Gon, Romo Yustinus Kesarianto mengatakan pihaknya sudah lama memanfaatkan eco enzyme sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah organik di lingkungan gereja.

Baca Juga :  Terkait peredaran daging berbau busuk dari PT. Karunia Pangan Nusantara, Ketua LSM LSBSN angkat suara

“Komunitas gereja juga mengembangkan berbagai produk turunan berbahan dasar eco enzyme,” katanya.

Pihak gereja menyerahkan sejumlah produk hasil olahan eco enzyme kepada TP PKK Jakarta Utara, di antaranya sabun mandi, sabun cair, dan bantal eco enzyme.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan sungai yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata Andreas.

Workshop Eco Enzyme serentak di lima wilayah kota administrasi di DKI Jakarta ini merupakan hasil kolaborasi antara TP PKK dan Yayasan Sedulur Bunda Milenial dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bersih Sungai 2026 serta menyambut HUT ke-499 Jakarta.

Berita Terkait

Bersama PT ABC dan TP-PKK Kabupaten Brebes, Gelar Ajang Kreasi Memasak
Apel Bersama Forkopimda Brebes dan Elemen Terkait Guna Peningkatan Pelayanan Pada Masyarakat 
Guna Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Pemkab Brebes Gandeng Rumah Sakit Swasta
Kapolres Brebes Tegaskan Soliditas, Pengawasan Berjenjang, dan Peka Situasi Global
30 Jenis Barang Bukti Berhasil Dimusnahkan, Berdasarkan Keputusan Hukum Cukup dan Tetap (Inkracht)
Bupati Maesyal Pastikan Pembangunan Jalan Ceplak – Kronjo Sesuai Spesifikasi Pasca Groundbreaking 
Butuh Air Bersih? Polresta Tangerang Siap Terima Laporan Kekeringan dan Kebakaran Lahan
Wujudkan Pembinaan Yang Lebih Optimal, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan Ke Lapas Batam

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Bersama PT ABC dan TP-PKK Kabupaten Brebes, Gelar Ajang Kreasi Memasak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Apel Bersama Forkopimda Brebes dan Elemen Terkait Guna Peningkatan Pelayanan Pada Masyarakat 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Kapolres Brebes Tegaskan Soliditas, Pengawasan Berjenjang, dan Peka Situasi Global

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:43 WIB

30 Jenis Barang Bukti Berhasil Dimusnahkan, Berdasarkan Keputusan Hukum Cukup dan Tetap (Inkracht)

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Bupati Maesyal Pastikan Pembangunan Jalan Ceplak – Kronjo Sesuai Spesifikasi Pasca Groundbreaking 

Berita Terbaru