Iran tekankan tanggung jawab AS atas pelaksanaan kesepakatan damai

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menekankan tanggung jawab Amerika Serikat terhadap implementasi nota kesepahaman perdamaian dengan Iran serta penghentian total serangan militer Israel terhadap Lebanon.

Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi dalam percakapannya secara terpisah masing-masing dengan Menlu Turki Hakan Fidan, Menlu Irak Fuad Hussein, dan Menlu Mesir Badr Abdelatty.

Araghchi menyatakan pihaknya telah mengkaji proses dan klausul-klausul yang tercapai dalam negosiasi di Islamabad, Pakistan.

Dia juga mengapresiasi posisi dan peran Turki, Iran, dan Mesir dalam mendukung gencatan senjata dan meredakan ketegangan, serta atas upaya diplomatik untuk mencapai stabilitas dan keamanan kawasan.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara Ke-78 Polresta Cilacap Ziarah Dan Tabur Bunga Di Taman Makam Pahlawan

Para pihak tersebut menekankan agar semua upaya tetap dilanjutkan untuk meneruskan konsultasi terkait perkembangan kawasan dan menguatkan upaya diplomatik dalam menjaga keamanan dan stabilitas.

Menyusul gencatan senjata sejak 8 April lalu, Iran dan Amerika Serikat memulai negosiasi untuk mengakhiri perang secara permanen lewat mediasi Pakistan.

Naskah nota kesepahaman yang telah disepakati saat ini, berdasarkan usulan 14 poin Teheran pada tahap awal gencatan senjata, telah dikaji berulang kali selama 60 hari terakhir baik oleh Iran maupun Amerika Serikat.

Baca Juga :  Bali, Pulau Dewata dilanda banjir besar

Dengan segala tekanan, pelanggaran gencatan senjata, dan perubahan pendirian oleh pihak Amerika Serikat; Iran bersikukuh untuk mempertahankan pendiriannya.

Menyusul penandatanganan nota kesepahaman perdamaian, AS dan Iran akan memulai serangkaian perundingan lebih lanjut dalam 60 hari ke depan untuk mencapai kesepakatan komprehensif terhadap isu-isu yang masih belum mencapai kata sepakat.

Sumber: IRNA-OANA

Berita Terkait

Kemendikdasmen Terima Tambahan Rp28 Triliun Dukung Peralihan Guru PPPK
Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Beras Ilegal Senilai 27,3 Miliar — Mentan Amran: Ini Pekerjaan Para Mafia Beras
Kabut Asap Karhutla Meluas: Sumsel, Riai, Jambi Terimbas — 64 Pesawat Dikerahkan Padamkan Api
OTT ke-21, KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Logo HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang Resmi Diluncurkan 
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor
BMKG — Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan, Beberapa Daerah Berpotensi Hujan Ringan
Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan, “33 Tahun Jadi Jaksa Tidak Pernah Bermasalah”  

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:21 WIB

Kemendikdasmen Terima Tambahan Rp28 Triliun Dukung Peralihan Guru PPPK

Selasa, 22 September 2026 - 15:16 WIB

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Beras Ilegal Senilai 27,3 Miliar — Mentan Amran: Ini Pekerjaan Para Mafia Beras

Selasa, 22 September 2026 - 06:34 WIB

Kabut Asap Karhutla Meluas: Sumsel, Riai, Jambi Terimbas — 64 Pesawat Dikerahkan Padamkan Api

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

OTT ke-21, KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara

Senin, 21 September 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Berita Terbaru

Berita

OTT ke-21, KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB