Dalam rangka hari keamanan pangan dan hari lingkungan hidup sedunia 2026. RSUD Tigaraksa melalui tim sanitarian menyelenggarakan penyuluhan kesehatan mengenai” Kunci Menjaga Keamanan pangan” serta pemilahan sampah inpiksius dan non inpeksius pada senin, 08/06/2026 di ruang tunggu RSUD Tigaraksa

Kegiatan ini di mulai pada pukul 09.00 WIB di ikuti oleh pasien, keluarga pasien, serta pengunjung rumah sakit yang sedang menunggu pelayanan
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan pangan serta melakukan pengelolaan sampah yang tepat untuk mencegah penyakit dan menjaga kelestarian lingkungan

Penyuluhan ini disampaikan oleh tim sanitarian RSUD Tigaraksa yang terdiri dari Indah Lusitasari, S.T., Lulu Ma’sumah, A.Md Kes dan Hamisah, S.KM.
Materi pertama penting nya membahas keamanan pangan sebagai upaya pencegahan berbagai penyakit yang dapat ditularkan melalui Makanan yang tidak higienis dalam penyuluhan dijelaskan bahwa pangan yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti diare, tifus hingga keracunan makanan.
Peserta diberikan edukasi mengenai lima kunci kemanan pangan yaitu menjaga kebersihan memisahkan makanan mentah dan matang Memasak makanan hingga matang sempurna, menggunakan air dan bahan baku yang aman serta menyimpan makanan pada suhu yang tepat.
Melalui penerapan lima kunci tersebut diharapkan masyarakat mampu mengurangi resiko penyakit yang berasal dari makanan dan menjaga kesehatan keluarga
Materi berikutnya membahas pemilihan sampah inpeksius dan non inpeksius peserta diberikan pemahaman terkait jenis-jenis sampah seperti slang infus, kateter urine diapers, perban kapas alkohol masker sarung tangan dan benda lainnya yang terkontaminasi cairan tubuh pasien
Sampah tersebut harus terbuang dalam kantong plastik kuning berlogo biokhzard untuk memudahkan identifikasi dan penanganan khusus.
Sementara itu sampah non inpeksius seperti plastik pembungkus spuit, kaleng kemasan makanan dan minuman serta sisa makanan yang tidak terkontaminasi cairan tubuh di buang dalam kantong plastik hitam
Melalui penyuluhan ini diharapkan masyarakat dapat menerapkan perilaku bersih dan sehat lebih peduli terhadap keamanan pangan yang di konsumsi serta berpartisipasi aktif dalam mengelola sampah yang bertanggung jawab demi terciptanya lingkungan sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Peserta sangat bersemangat dalam bertanya seputar bagaimana cara pengelolan sampah rumah tangga yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat















