Pemerintah Upayakan Pembebasan Jurnalis Indonesia Ditahan Di Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Dinamikanews.net – Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pembebasan tiga jurnalis yang ditahan militer Israel saat menjalankan peliputan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, Palestina, melalui langkah diplomatik dan hukum bersama pihak ketiga.

“Masyarakat sangat prihatin dan menyesalkan apa yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga negara Indonesia, khususnya para wartawan yang melintasi perairan internasional untuk melakukan kegiatan kemanusiaan membantu para korban konflik di Gaza,” kata Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Yusril Ihza Mahendra di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (19/5/2026).

Baca Juga :  Perkuat Kemitraan Sektor Otomotif, BRI KC Jakarta Jelambar Jalin Sinergi dengan Autotivo

Yusril mengatakan pemerintah hingga kini masih kesulitan menghubungi para jurnalis Indonesia tersebut. Mereka adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

“Sampai hari ini kita harus ketahui bahwa masih dalam keadaan sulit untuk menghubungi,” ujarnya.

Ia menambahkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah melakukan langkah proaktif untuk mencari informasi mengenai keberadaan para jurnalis sekaligus mengupayakan pembebasan mereka.

“Kementerian Luar Negeri juga telah melakukan langkah-langkah proaktif untuk mencari keberadaan mereka dan membebaskan mereka,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Lantik 15 Pejabat Eselon IIb, Rotasi demi Penyegaran Organisasi

Menurut Yusril, Pemerintah Indonesia menghadapi kendala karena tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sehingga tidak dapat melakukan perundingan langsung.

“Kita tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel dan kita tidak dapat melakukan perundingan langsung dengan pihak Israel,” tuturnya.

Meski demikian, tambah Yusril, pemerintah memastikan tetap menempuh jalur diplomatik dan hukum melalui pemerintah maupun pihak ketiga guna melindungi warga negara Indonesia.

“Kita tentu akan mengambil upaya-upaya diplomatik dan upaya-upaya hukum melalui pemerintah dan pihak ketiga untuk melindungi warga negara kita yang diculik oleh negara Israel,” katanya.

Berita Terkait

BNPB: Banjir Landa Tiga Provinsi Akibat Hujan Deras 24 jam Terakhir
Eks Wamenaker Noel dituntut 5 tahun Bui Di Kasus Pemerasan Lisensi K3
Menkop: 1.061 Kopdes Merah Putih Siap Serap Produk Desa
DKI Jakarta Pelajari Strategi Kota Cannes Bangun Ekonomi kreatif Berbasis Event
Presiden Resmikan 1.061 KDKMP di Jateng–Jatim, Banjarnegara Siapkan 78 Titik Operasional
Sebanyak 29 Pengurus PAC GP Ansor Resmi Dilantik.
Prabowo: Amankan Stok Pangan Dalam Negeri Hadapi Krisis Global
Presiden RI Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Dorong Ekonomi Tumbuh dari Desa

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:13 WIB

Pemerintah Upayakan Pembebasan Jurnalis Indonesia Ditahan Di Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:43 WIB

BNPB: Banjir Landa Tiga Provinsi Akibat Hujan Deras 24 jam Terakhir

Senin, 18 Mei 2026 - 20:46 WIB

Eks Wamenaker Noel dituntut 5 tahun Bui Di Kasus Pemerasan Lisensi K3

Senin, 18 Mei 2026 - 16:45 WIB

Menkop: 1.061 Kopdes Merah Putih Siap Serap Produk Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:22 WIB

DKI Jakarta Pelajari Strategi Kota Cannes Bangun Ekonomi kreatif Berbasis Event

Berita Terbaru

Berita

Menkop: 1.061 Kopdes Merah Putih Siap Serap Produk Desa

Senin, 18 Mei 2026 - 16:45 WIB