Bupati Tangerang Tinjau Pembangunan Jalan Pakuhaji dan Sukadiri

Rabu, 1 April 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Pakuhaji dan Sukadiri, Rabu (1/4/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang yang didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Iwan Firmansyah, Kepala Dinas Perhubungan Jaenudin, serta jajaran terkait menyampaikan bahwa pembangunan jalan telah mulai dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat.

“Hari ini alhamdulillah Bina Marga Kabupaten Tangerang telah memulai pembangunan dan perbaikan jalan dari pertigaan Tanah Merah hingga Kramat,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara bertahap persegmen guna mengurangi dampak kemacetan. Dari total penanganan sekitar 2,89 kilometer, saat ini difokuskan pada pembangunan sepanjang kurang lebih 720 meter yang akan dilanjutkan secara bertahap hingga Gandu Kramat.

“Metode ini dilakukan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang. Kita bangun bertahap dan berkelanjutan sampai seluruh ruas terselesaikan,” jelasnya.

Dia berharap pembangunan dengan metode betonisasi ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sepatan dan Pakuhaji. Ia juga mengapresiasi jajaran Dinas Bina Marga, camat, dan lurah yang telah memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah membantu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk bersabar. Pembangunan ini adalah yang sudah lama dinanti-nantikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut nantinya dapat memperlancar arus transportasi serta meningkatkan kenyamanan masyarakat. Terkait manajemen lalu lintas, Bupati menyampaikan permohonan maaf atas potensi kemacetan selama proses pengerjaan berlangsung. Untuk itu, dia meminta dukungan dari unsur Forkopimcam, termasuk kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Baca Juga :  KPK Gelar Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terkait PDAM Tirta Baribis

“Kami mohon maaf kepada masyarakat apabila terjadi kemacetan. Kami juga meminta dukungan semua pihak untuk membantu pengaturan lalu lintas agar tetap kondusif,” ungkapnya.

Lanjut dia, dalam jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan secara bertahap. Tahun 2026 ini menjadi bagian dari penanganan awal, sementara sisanya akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Insyaallah perbaikan jalan ini akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan. Targetnya, seluruh jalan di Kabupaten Tangerang dapat dalam kondisi lebih baik ,” tandasnya.

Selain di Pakuhaji, Pemkab Tangerang juga melaksanakan pembangunan jalan di Sukadiri. Dari total kerusakan sekitar 2,7 kilometer, pada tahun 2026 ini ditangani sepanjang 1,157 kilometer, dengan tahap awal pembangunan sepanjang 687 meter.
Bupati menjelaskan, sisa ruas jalan yang belum tertangani akan dilakukan pemeliharaan sementara dan dilanjutkan dengan betonisasi pada tahun 2027.

“Karena keterbatasan anggaran dan banyaknya titik jalan rusak di wilayah lain, maka penanganan dilakukan bertahap. Namun kami pastikan semuanya akan dituntaskan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menambahkan bahwa pembangunan jalan Pakuhaji dan Sukadiri merupakan program prioritas daerah yang telah masuk dalam skema lelang dini, sehingga pengerjaan dapat segera dilaksanakan di awal tahun 2026.

Baca Juga :  Ramaikan Pilkada Damai dan Demokratis, Ketua DPD RI Temui Warga Bengkulu Tengah

“Kedua ruas jalan ini menjadi prioritas dan sudah masuk lelang dini, sehingga bisa lebih cepat dikerjakan. Sementara itu, ruas-ruas jalan lainnya di wilayah Kabupaten Tangerang tetap berjalan dan dalam proses penanganan secara bertahap,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, rekonstruksi jalan merupakan bagian dari program strategis daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur. Berdasarkan perencanaan, total penanganan ruas Gardu Tanah Merah mencapai 2,916 kilometer yang dibagi dalam beberapa segmen.

“Untuk kegiatan lanjutan rekonstruksi Jalan Cituis Sukadiri–Jati Gintung tahun 2026, pekerjaan meliputi rekonstruksi rigid beton sepanjang 687 meter dengan lebar 7 meter dan ketebalan beton 25 cm. Proyek ini ditargetkan dapat meningkatkan kondisi mantab jalan dari sebelumnya sekitar 4,025 km menjadi 5,182 km pada tahun 2026,”

Pihaknya berharap, melalui pembangunan ini, kualitas infrastruktur jalan semakin baik sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua, dan kami juga menghimbau kepada masyarakat apabila Jalan dalam proses pengerjaan untuk jangan dulu dilalui dan diinjak apabila belum waktunya untuk dipergunakan karena bisa merusak jalan yang sudah dibangun,” pungkasnya

 

Berita Terkait

Kemenhut Prioritaskan Rehabilitasi Hulu Sungai di Aceh, Sumut, Sumbar
Wabup Intan Gaungkan Gerakan’Ananda Bersinar’ Sambut Indonesia Emas 2045.
Lembaga Satu Bumi Desak Pemerintah Lakukan Langkah Konkret Cegah Kebakaran di TPA Jatiwaringin
Puncak Harganas 2026, Bupati Tangerang Tekankan Pentingnya Peran Ayah dan Keluarga Harmonis
Pemkab Cirebon Siapkan Guru Sementara Untuk Operasional Sekolah Rakyat
Kemendikdasmen Sediakan Ribuan Buku Digital Gratis Lewat Platform SIBI
Perkuat Kapasitas Aparatur Desa, DPMPD Gelar Sosialisasi Bimtek RKP Desa dan Pelaksanaan Musrenbang 2026.
Ribuan Pencinta Skuter Rayakan Ulang Tahun Ke-80 Vespa di Roma

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:05 WIB

Kemenhut Prioritaskan Rehabilitasi Hulu Sungai di Aceh, Sumut, Sumbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:57 WIB

Wabup Intan Gaungkan Gerakan’Ananda Bersinar’ Sambut Indonesia Emas 2045.

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:20 WIB

Lembaga Satu Bumi Desak Pemerintah Lakukan Langkah Konkret Cegah Kebakaran di TPA Jatiwaringin

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:52 WIB

Puncak Harganas 2026, Bupati Tangerang Tekankan Pentingnya Peran Ayah dan Keluarga Harmonis

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Cirebon Siapkan Guru Sementara Untuk Operasional Sekolah Rakyat

Berita Terbaru