Kondisi Miris Warga Kampung Pabuaran di Tengah Sengketa Lahan, Minta Pemkot Tangerang Tangani Dengan Serius 

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Miris Warga Kampung Pabuaran di Tengah Sengketa Lahan, Minta Pemkot Tangerang Tangani Dengan Serius 

Kondisi Miris Warga Kampung Pabuaran di Tengah Sengketa Lahan, Minta Pemkot Tangerang Tangani Dengan Serius 

Dinamikanews.net | Warga Kampung Pabuaran RT 03 RW 01, Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, menghadapi kehidupan yang penuh tantangan di lahan yang sedang disengketakan. Pada Sabtu (17/1/2026), pantauan awak media di lokasi mengungkapkan kondisi rumah yang tidak layak huni, pekerjaan serabutan, dan banyak anak-anak kecil yang masih bersekolah di tengah keterbatasan.

 

Kehidupan sehari-hari warga di kampung ini terlihat berat, dengan rumah-rumah sederhana yang dibangun dari kayu dan bahan seadanya. Anak-anak kecil terlihat bermain dan belajar di lingkungan yang kurang mendukung, menunjukkan urgensi perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Baca Juga :  Semarak 1 Muharram Di Singaparna, Arus Lalu Lintas Terkendali Berkat Kolaborasi Masyarakat Dan Relawan

 

Salah satu warga, Asinan, berbagi cerita tentang asal-usul lahan tersebut. “Dulu lahan ini seperti hutan belantara, dari zaman kakek saya,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa penghasilan warga kebanyakan berasal dari mencari barang bekas atau rongsokan, berdagang kecil-kecilan, dan rumah mereka pun hanya dibuat dari kayu sederhana.

 

Warga ini menyampaikan harapan mereka kepada Pemerintah Kota Tangerang: “Ya kami berharap Pemkot Tangerang memberikan solusi terkait permasalahan kami sebagai rakyat kecil.” Aspirasi ini mencerminkan keinginan akan perlindungan hukum, keamanan, dan bantuan untuk meningkatkan taraf hidup di tengah sengketa lahan yang telah berlangsung lama.

Baca Juga :  Respon Cepat Keluhan Masyarakat, Polisi Amankan Manusia Silver di Banyumas

 

Kondisi ini mengingatkan kita akan pentingnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat marginal. Dengan partisipasi aktif dari semua pihak, diharapkan solusi yang adil dan berkelanjutan dapat segera tercapai, sehingga warga Kampung Pabuaran dapat hidup lebih layak dan tenang.

 

RedKjk

Berita Terkait

Normalisasi Bendung Notog Tingkatkan Debit Air 2,8 Kali Lipat, 25.180 Hektare Sawah Tegal-Brebes Terbantu
Kapolsek Ciputat Timur Ajak Warga dan Tokoh Agama Perkuat Keamanan Lingkungan
Petugas Rutan Batam Borong 4 Medali di PORPROV Kepri 2026 Cabang Catur
Bercak Darah di Lokasi Dugaan Mutilasi Kemukten Brebes Terbukti Darah Manusia, Potongan Tubuh Korban Belum Ditemukan
Kejar Target Akhir Tahun, 1.545 Rumah Tidak Layak Huni di Brebes Dibedah, Dinperwaskim Diminta Tancap Gas
Polri-KPAI Perkuat Koordinasi Lindungi Anak Dari Tindak Kejahatan
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Brebes Progres Capai 70 Persen, Harapan Besar Kesejahteraan Nelayan Bertumpu
Polres Brebes Tanam 2.005 Bibit Mangrove di Pantai Randusanga, Cegah Abrasi Lewat Green Policing

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 06:09 WIB

Normalisasi Bendung Notog Tingkatkan Debit Air 2,8 Kali Lipat, 25.180 Hektare Sawah Tegal-Brebes Terbantu

Minggu, 8 November 2026 - 14:19 WIB

Kapolsek Ciputat Timur Ajak Warga dan Tokoh Agama Perkuat Keamanan Lingkungan

Minggu, 8 November 2026 - 13:55 WIB

Petugas Rutan Batam Borong 4 Medali di PORPROV Kepri 2026 Cabang Catur

Minggu, 8 November 2026 - 07:35 WIB

Bercak Darah di Lokasi Dugaan Mutilasi Kemukten Brebes Terbukti Darah Manusia, Potongan Tubuh Korban Belum Ditemukan

Minggu, 8 November 2026 - 05:43 WIB

Kejar Target Akhir Tahun, 1.545 Rumah Tidak Layak Huni di Brebes Dibedah, Dinperwaskim Diminta Tancap Gas

Berita Terbaru