Brebes , Dinamikanews.net – Gelombang kekecewaan terhadap hasil konferensi cabang (Konfercab) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang menetapkan Cahrudin sebagai Ketua DPC PDI-P Brebes periode 2025-2030 semakin meluas.
Setelah dari sejumlah kader dan simpatisan dari kecamatan Bulakamba, Bumiayu, dan Wanasari, kali ini sejumlah kader dan simpatisan partai PDI-P Desa Mundu, Kecamatan Tanjung juga mengaku kecewa, Rabu (14/1/2025).
Salah satu militan PDI-P, Suyud yang baru saja mengungkapkan rasa kekecewaannya bersama militan lainnya dalam wadah Kepengurusan Anak Cabang (PAC) PDI-P Kecamatan Tanjung mengaku tidak mempersoalkan siapa yang menduduki jabatan ketua. Asalkan, prosesi konfercab dilakukan sesuai mekanisme yang semestinya.
“Sebenarnya siapapun ketuanya tidak masalah, asal tetap dari PDI-P. Namun harus sesuai mekanisme. Belum ada musyawarah ranting dan cabang, tahu-tahu Konfercab. Kader, militan maupun simpatisan merasa kecewa,” katanya.
Suyud menyebut hasil perolehan suara dalam Pemilu di Tanjung, PDI-P selalu unggul dibanding partai lainnya. Dengan adanya kekecewaan, dikhawatirkan perolehan suara partai di pemilu mendatang merosot. “Perolehan suara selalu tinggi. Unggul secara rangking,” katanya.
Di sisi lain Suyud mengaku kesulitan untuk menemui Cahrudin, saat didatangi ke rumahnya untuk membicarakan kepentingan partai. “Ditemui, tapi tidak bisa ngobrol. Buru-buru selalu bilangnya sibuk,” kata dia.
Berbeda dengan ketua DPC sebelumnya yaitu, Indra Kusuma, kata Suyud yang selalu meluangkan waktunya untuk mendengarkan para kader partai yang datang.
“Secara pribadi tidak mendukung. Apalagi saat ke rumahnya merasa sibuk tidak ada waktu mengobrol. Beda sebelumnya sering ngobrol dengan Pak Indra,” pungkasnya.
Diketahui, Cahrudin ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI-P Brebes periode 2025–2030, menggantikan Indra Kusuma, mantan Bupati Brebes periode 2002–2010, yang telah memimpin PDI-P Brebes selama lebih dari dua dekade.
Penetapan Cahrudin dilakukan melalui Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDI-P Brebes yang digelar usai Konferensi Daerah (Konferda) PDI-P Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang pada Sabtu (27/12/2025).
Atas keputusan itu, sejumlah pengurus dan kader PDI-P di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ramai-ramai mengundurkan diri dengan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) ke kantor DPC PDI-P Brebes, Sabtu (10/1/2026).
Langkah itu diambil sebagai bentuk kekecewaan atas penetapan Ketua DPC PDI-P Brebes periode 2025–2030 yang dianggap tidak mendengarkan aspirasi akar rumput.
Selanjutnya, puluhan simpatisan PDI-P di Kecamatan Wanasari serempak menyatakan kekecewaannya di salah satu kediaman pribadi simpatisan senior dari PDI-P, Suroso Bono Gesik, Selasa (13/1/2026).
Mereka menilai hasil Konfercab di Hotel Patra Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (27/12/2025) lalu tidak sesuai harapan. Pasalnya, nama yang muncul justru bukan usulan dari mayoritas Pengurus Anak Cabang (PAC) serta kader dan simpatisan.
(D. Miranoor)











