Ketua DPA IKAPUNIJA: Alumni Harus Jadi Pencipta Masa Depan, Kuasai Soft Skill di Era 4.0

Minggu, 14 Desember 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, Dinamikanews.net – Dewan Perwakilan Alumni (DPA) IKAPUNIJA meminta para alumni untuk fokus menciptakan masa depan daripada hanya memprediksinya, seiring dengan kecepatan perubahan dunia yang bersifat eksponensial. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Alumni (DPA) IKAPUNIJA, Malvin Pradipta Irianto, dalam acara Pelantikan BPP IKAPUNIJA periode 2025-2029 dan Stadium Generale di Gedung Perpustakaan Politeknik Negeri Jakarta, 14 Desember 2025.

Malvin mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat atas pelantikan Badan Pengurus Pusat (BPP) IKAPUNIJA periode 2025-2029. Ia menegaskan bahwa DPA akan berperan sebagai pengawal bagi BPP IKAPUNIJA demi memastikan organisasi berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Proyek Hotmix Siluman di Sukabakti RT 01 RW 08

Dalam menghadapi tantangan Era 4.0, Malvin menekankan perlunya alumni memiliki inisiatif dan kemampuan adaptasi yang tinggi. “Cara terbaik memperbaiki dan memprediksi masa depan adalah menciptakannya. The best way to predict the future is to create it,” ujar Malvin, yang merupakan alumni angkatan 2013 Teknik Sipil PNJ.

Ia menambahkan, forum alumni tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga harus menjadi wadah untuk menyamakan frekuensi dalam menciptakan peluang di dunia kerja Indonesia. Malvin mendorong para alumni untuk selalu menerapkan konsep *learning to learning*, serta belajar bagaimana membuat keputusan dan sistem yang efektif.

Malvin kemudian membagikan pengalaman pribadinya yang menunjukkan pentingnya pendidikan di PNJ. Ia bercerita saat magang di BUMN Wijaya Karya, ia mendapatkan ujian kemampuan teknis. “Di situ saya dengan PD-nya bilang, ‘Saya bisa.’ Di situ alhamdulillah mendapatkan skor yang sangat positif. Saya baru paham, ternyata 3 tahun kuliah di PNJ ternyata untuk momen ini,” kenangnya.

Baca Juga :  Penyaluran aneka bansos untuk bencana Sumatera capai Rp483 miliar

Namun, ia mengingatkan bahwa kemampuan teknis tidaklah cukup. Alumni, terutama mahasiswa, harus menguasai *soft skill* dan juga penting untuk mempelajari psikologi. “Di depan kita harapkan tidak hanya menguasai bidang-bidang teknikal saja, tapi juga menguasai *soft skill*. *Soft skill* ini penting,” tutupnya.

Berita Terkait

Satu Keluarga Tewas Dalam Kebakaran di Grogol Petamburan Jakbar
Berlokasi di Brebes, Bakal Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Seluas 710 Hektare dan 30.000 Ekor
Dandhy Dwi Laksono Soroti Deforestasi Papua Selatan Lewat Film ‘Pesta Babi’
Harga BBM April 2026 Tetap Stabil, Pemerintah Redam Gejolak Energi Global
Timnas Indonesia U-17 Hajar Timor Leste 4-0, Media Vietnam Langsung Angkat Topi
UI Investigasi Dugaan Pelecehan Verbal Sejumlah Mahasiswa di FHUI
BMKG: Kemarau 2026 lebih kering dibanding rata-rata selama 30 tahun
Dinilai Berhasil, Jateng Jadi “Pilot Project” Penguatan Kemitraan MBG dari Kemenko Pangan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:05 WIB

Satu Keluarga Tewas Dalam Kebakaran di Grogol Petamburan Jakbar

Jumat, 17 April 2026 - 06:09 WIB

Berlokasi di Brebes, Bakal Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Seluas 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Dandhy Dwi Laksono Soroti Deforestasi Papua Selatan Lewat Film ‘Pesta Babi’

Kamis, 16 April 2026 - 13:00 WIB

Harga BBM April 2026 Tetap Stabil, Pemerintah Redam Gejolak Energi Global

Rabu, 15 April 2026 - 12:01 WIB

Timnas Indonesia U-17 Hajar Timor Leste 4-0, Media Vietnam Langsung Angkat Topi

Berita Terbaru