CV. Sahabat Dua Putra Diduga Asal-Asalan Sebagai Pelaksana Proyek Rehabilitasi Jaringan Tersier 

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net-Proyek rehabilitasi jaringan tersier di Desa Kaligangsa Wetan, Brebes, Jawa Tengah, dengan anggaran Rp. 334.113.000, menjadi skandal baru di Brebes. Material yang digunakan tidak sesuai standar, seperti batu, pasir lepa, dan semen berkualitas rendah. Ini bukan hanya masalah kualitas, tapi juga kepercayaan masyarakat yang diinjak-injak!

Darisman Ebet aktivis Brebes, menyatakan kekecewaannya. “Ini sangat disayangkan. Pelaksana proyek tidak serius, warga sangat kecewa dan kesannya pengawasan dari dinas terkait juga tidak maksimal,” katanya. Ia juga menunjukkan bukti material yang tidak sesuai standar. Heri, mandor proyek, menambahkan bahwa pihak pelaksana jarang datang, sehingga komunikasi saat butuh material menjadi sulit.

Baca Juga :  Setahun Beroperasi, Tol Bangkinang-XIII Koto Kampr Dilintasi Nyaris 1 Juta Kendaraan

Hasil temuan di lapangan*

-Menggunakan pasir gunung yang masih banyak kandungan lumpur

-Batu banyak jenis cadas

-Kedalaman galian kurang sesuai

Pertanyaan besarnya, akankah proyek ini menjadi contoh buruk ataukah ada tindakan nyata untuk memperbaiki kualitas dan kepercayaan? Masyarakat Brebes menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. Ini bukan hanya tentang uang, tapi tentang masa depan pertanian Brebes!

Tuntutannya:

– Investigasi menyeluruh terhadap proyek ini

Baca Juga :  BRI KC Balaraja Peringati HUT BRI ke-130 dengan Pakaian Adat, Perkuat Nilai Kolaboratif

– Sanksi tegas bagi pelaksana proyek yang tidak bertanggung jawab

– Perbaikan kualitas proyek sesuai standar

– Transparansi penggunaan anggaran

Masyarakat Brebes tidak akan diam! Kita harus berani melawan korupsi dan memperjuangkan hak-hak kita, jelas ini menodai Citra Brebes Beres !

Komentar Darisman Ebet:

“Pemerintah Brebes, jangan hanya pandai berbicara, tapi tidak ada aksi nyata! Rakyat Brebes menuntut keadilan dan transparansi. Jangan biarkan korupsi merajalela di Brebes, jelas ini tidak mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.” (D. Miranoor)

Berita Terkait

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 23 April 2026: Jam Berlaku, 26 Lokasi, dan Daftar Kendaraan yang Dikecualikan
Kritik MUI Picu Pramono Ubah Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu
Penjarahan Aset KAI Pasca Pencanangan Perumahan Rakyat di Manggarai
Sekretaris DPD GMPK Siap Laporkan Dugaan Jual Beli Tanah Sitaan Kejagung di Pakuhaji
Kunjungan Kerja Waketum GANN Ke Wilayah Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang
Sebanyak 6.000 armada bus disiapkan untuk angkut jamaah Indonesia
Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Tegaskan Penegakan Hukum
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:30 WIB

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 23 April 2026: Jam Berlaku, 26 Lokasi, dan Daftar Kendaraan yang Dikecualikan

Rabu, 22 April 2026 - 18:38 WIB

Kritik MUI Picu Pramono Ubah Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

Rabu, 22 April 2026 - 18:34 WIB

Penjarahan Aset KAI Pasca Pencanangan Perumahan Rakyat di Manggarai

Rabu, 22 April 2026 - 15:51 WIB

Sekretaris DPD GMPK Siap Laporkan Dugaan Jual Beli Tanah Sitaan Kejagung di Pakuhaji

Selasa, 21 April 2026 - 18:16 WIB

Sebanyak 6.000 armada bus disiapkan untuk angkut jamaah Indonesia

Berita Terbaru