*Prof. Sukro Muhab: Saatnya JSIT Indonesia Perkokoh Kolaborasi dengan Ekosistem Pendidikan*

Minggu, 30 November 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net — Ketua Majelis Tinggi Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia mengatakan saatnya JSIT Indonesia berkolaborasi dengan ekosistem pendidikan lainnya. Hal itu disampaikan Prof. Dr. Sukro Muhab, M.Si., di hadapan 600 peserta Seminar Pendidikan dalam puncak acara Musyawarah Wilayah VI JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Ahad (30/11/2025) di Ballroom Grand Dian Hotel Brebes.

“Sekolah Islam Terpadu (SIT) maupun Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) sudah saatnya semakin mengokohkan kolaborasi dengan ekosistem pendidikan lainnya. Karena pada hakikatnya amanah pendidikan mencerdaskan kehidupan bangsa ada tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Ada pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat,” ujar Sukro.

Baca Juga :  IMM Kota Tngerang Geram Dengan Ucapan Lukman PLH Kadindikbud Banten

Kebijakan pemerintah saat ini salah satunya juga menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan dasar peserta didik, dalam hal ini pemenuhan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meskipun yang disasar tidak hanya murid, tetapi juga balita dan manula.

“Program MBG sesungguhnya menguntungkan semua pihak. Tidak hanya pihak sekolah, dalam hal ini para murid, tetapi juga masyarakat. Dengan otomatis terbuka lapangan pekerjaan baru. Membutuhkan bahan baku yang bersumber dari para petani, peternak, dan nelayan. Ekonomi masyarakat semakin meningkat,” sambung Sukro.

Baca Juga :  DPD KWRI Banten Siap Beri Bantuan Hukum untuk Kepala SMAN 1 Cimarga: “Guru Harus Dilindungi, Bukan Dikriminalisasi

Acara dibuka dengan lagu berjudul Do’a Untukmu Guru yang dinyanyikan oleh narasumber dan terlihat para peserta ikut haru dalam mendengarkan dan mendendangkan lagu tersebut.

Sukro Muhab juga berpesan agar SIT terus berinovasi dan berjuang dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

“Generasi qurrota a’yun dan immamul muttaqien. Generasi yang mampu menjawab tantangan zaman dan berkiprah berkontribusi sesuai spesifikasi passion yang dimiliki,” sambung Sukro.

Untuk menghadirkan generasi tersebut, guru harus meningkatkan Technical Skill, Soft Skill, dan Cognitive Skill sebagai bekal di masa depan,” pungkasnya. (Rusmono)

Berita Terkait

Pencanangan Aturan Baru Saat Upacara Bendera, Ikrar Pelajar Dan Lagu Rukun Sama Teman Wajib Dibacakan
Pentingnya Meningkatkan Iman Dan Takwa Di Kalangan Pelajar, Seiring Peringatan Isra’ Mi’raj Dan Tasyakuran Revitalisasi Sekolah
Bertanding di Kandang Sendiri, Pesilat UNEJ Tunjukkan Mental Juara di Kejurnas IV
MU Vs Brighton: Kalah 1-2, The Red Devils Tersingkir dari Piala FA
Bisnis Seragam Sekolah SMP Negeri di Kabupaten Tangerang Raup 7,5 Miliar, Dilaporkan ke Kejari
Kurangnya Pengawasan: Diduga Penyalahgunaan Program Indonesia Pintar (PIP) Didunia Pendidikan 
Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Resmikan Halte Bus Sekolah Gratis
Dugaan Bisnis Seragam Terselubung di SMPN Se-Kabupaten Tangerang, GMPK Banten Desak Penindakan Tegas

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:08 WIB

Pencanangan Aturan Baru Saat Upacara Bendera, Ikrar Pelajar Dan Lagu Rukun Sama Teman Wajib Dibacakan

Senin, 19 Januari 2026 - 15:56 WIB

Pentingnya Meningkatkan Iman Dan Takwa Di Kalangan Pelajar, Seiring Peringatan Isra’ Mi’raj Dan Tasyakuran Revitalisasi Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:43 WIB

Bertanding di Kandang Sendiri, Pesilat UNEJ Tunjukkan Mental Juara di Kejurnas IV

Senin, 12 Januari 2026 - 07:39 WIB

MU Vs Brighton: Kalah 1-2, The Red Devils Tersingkir dari Piala FA

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:52 WIB

Bisnis Seragam Sekolah SMP Negeri di Kabupaten Tangerang Raup 7,5 Miliar, Dilaporkan ke Kejari

Berita Terbaru