Strategi pencegahan kekerasan dan perundungan (bullying), Wujudkan Pesantren Ramah Anak.

Senin, 27 Oktober 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

module: a;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Night;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 53.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 53.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Brebes, dinamikanews.net – Halaqoh Pesantren Ramah Anak adalah kegiatan pertemuan atau diskusi yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan mendukung hak-hak anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak seperti pengurus pesantren, ustaz/ustazah, dan santri untuk menyosialisasikan konsep pesantren ramah anak, strategi pencegahan kekerasan, dan pendekatan pengasuhan yang penuh kasih sayang.

Tujuan :

Membangun komunitas pesantren yang bebas dari perundungan dan kekerasan.

Memenuhi hak-hak anak secara komprehensif di lingkungan pesantren.

Mengintegrasikan nilai-nilai kesantunan, kasih sayang, dan saling menghormati.

Menciptakan lingkungan pesantren yang aman, bersih, sehat, dan mendukung tumbuh kembang santri secara utuh.

Acara Halaqoh diselenggarakan pada hari Senin tanggal 27 Oktober 2025 di Aula Islamic Center diikuti oleh :

Baca Juga :  Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun Terima Penghargaan dari Kemenpora 2024

Para pengurus pondok pesantren sekabupaten Brebes, Ustadz, ustadzah, Santri dari berbagai pondok pesantren, Tenaga pendidik, Narasumber, perwakilan dari Kemenag Kabupaten Brebes serta Baznas Brebes.

Materi yang dibahas :

Konsep pesantren ramah anak

Strategi pencegahan kekerasan dan perundungan (bullying)

Pendekatan pengasuhan berbasis nilai kasih sayang dan perlindungan anak

Sosialisasi nilai kesantunan

Upaya menciptakan lingkungan yang inklusif dan anti-kekerasan.

Menanggapi fenomena yang sedang viral saat ini adanya pemberitaan di salah satu TV Swasta Trans 7 Abdul Munsyif selaku sekretaris GP Ansor Kabupaten Brebes mengatakan, “Persoalan seperti ini sebenarnya adalah masalah keterbukaan yang terlalu cepat.

Sehingga kelompok-kelompok mereka sebenarnya tidak memahami konteks budaya di dalam pesantren,” Ujarnya.

Baca Juga :  MU Vs Brighton: Kalah 1-2, The Red Devils Tersingkir dari Piala FA

“Karena pesantren ini sebenarnya kan punya kaidah al-mukhaf atau al-qadimus soleh.

Kita mempertahankan asistensi budaya lokal, tetapi juga pesantren membuka dengan sebuah keilmuan-keilmuan yang ada.

Maka dengan adanya halaqah ini, mereka biar paham bahwa pesantren sebenarnya tidak menafikan apa yang mereka sorot,”Tambahnya.

Disampaikan pula bahwa, banyak orang dari pesantren ada yang juara robotik di Korea, India dan sebagainya.

Maka kami dengan beberapa kawan-kawan menguatkan, artinya muhasabah diri menerima sebuah kritikan untuk membangun kekuatan kearifan lokal dengan keilmuan-keilmuan yang seperti ini.

“Kami juga tidak menolak untuk dikritik cuma hanya bahasanya saja yang kurang pas,” pungkasnya. (D. Miranoor)

 

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 
DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta
Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang, Bupati Maesyal Minta Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan
Cetak Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. SMPN 1 Tigaraksa Launching Aplikasi SIHEBAT,
Police Go To School, Polres Brebes Edukasi Pelajar Bijak Gunakan AI dan Waspadai Kejahatan Digital
KKM UNIBA Dorong UMKM Desa Ranjeng Naik Kelas di Era Digital
Meriahkan HUT RI ke 81. SMP Negeri 1 Tigaraksa Gelar Berbagai perlombaan Antar Siswa.
Jaminan SMPN 2 Ketanggungan tidak ada uangku itu kelas 7, 8 dan 9, Meringankan Beban Orang Tua.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:59 WIB

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Rabu, 9 September 2026 - 20:52 WIB

DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta

Rabu, 9 September 2026 - 10:24 WIB

Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang, Bupati Maesyal Minta Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Cetak Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. SMPN 1 Tigaraksa Launching Aplikasi SIHEBAT,

Selasa, 1 September 2026 - 21:05 WIB

Police Go To School, Polres Brebes Edukasi Pelajar Bijak Gunakan AI dan Waspadai Kejahatan Digital

Berita Terbaru

Berita

62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 18:02 WIB