Warga Kampung Tuna Netra Tolak Rencana Pembangunan Rusunawa di Palembang

Jumat, 3 Oktober 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Tuna netra

Kampung Tuna netra

Palembang, Dinamikanews.com – Rencana Pemerintah Kota Palembang membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di kawasan Jalan Seduduk Putih, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, memicu penolakan keras dari warga Kampung Tuna Netra. Mereka khawatir pembangunan tersebut akan menggusur permukiman yang telah mereka huni selama lebih dari 50 tahun.

Aksi Penolakan

Lahan seluas sekitar 2,4 hektare yang ditempati warga tuna netra sejak tahun 1974 kini menjadi target pembangunan Rusunawa. Sebagian area bahkan sudah dipotong untuk pembangunan pasar ikan. Rencana ini semakin menguat setelah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Palembang melakukan survei lapangan beberapa waktu lalu.

Ketua RT 30, Nuryadi, menilai langkah pemerintah kurang transparan. Ia mengaku warga terkejut saat tim dari Disperkimtan tiba-tiba datang melakukan survei kelayakan tanpa pemberitahuan resmi.

“Tidak ada pemberitahuan dari pihak kelurahan maupun kecamatan. Tiba-tiba tim dari Perkimtan datang dan memaksa survei tanpa pemberitahuan, baik lisan maupun tertulis,” tegas Nuryadi, Selasa (30/9/2025).

Sikap serupa disampaikan Ketua DPD Pertuni Sumsel, Iwan Susanto. Ia menolak rencana relokasi ke Rusunawa meski Wali Kota Palembang Ratu Dewa menawarkan hunian di lantai dasar.

“Warga sudah puluhan tahun tinggal di sini. Klinik pijat sebagai sumber penghasilan ada di depan rumah. Kalau kami pindah, semuanya berubah. Kami lebih nyaman di kampung sendiri yang sudah punya fasilitas pendidikan, musholla, dan kantor Pertuni,” ujar Iwan, Senin (29/9/2025).

Iwan menegaskan bahwa relokasi akan memberatkan warga tuna netra karena mereka harus beradaptasi kembali dan memulai kehidupan dari awal. Menurutnya, rumah-rumah yang kini ditempati warga sudah layak huni sehingga tidak perlu diganti dengan Rusunawa.

“Kami tidak meminta rumah diganti dengan rusunawa. Cukup biarkan kami tetap di sini. Pemerintah bisa membangun di lahan lain yang masih banyak tersedia,” tambahnya.

Warga berharap Pemkot Palembang meninjau ulang kebijakan tersebut dan mengutamakan kepentingan masyarakat yang sudah lama bermukim di kawasan Jalan Seduduk Putih. Mereka menginginkan dialog terbuka agar solusi yang diambil benar-benar berpihak pada warga.

Baca Juga :  Polri dan Santri Bersatu dalam Dzikir dan Doa Peringatan Hari Bhayangkara Ke-79

Sumber Berita : Akbar Alfian SISKOM-PN

Berita Terkait

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul
Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik
Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua
Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Hadiri Tasyakuran HUT Ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa, Wabup: Momentum Untuk Menguatkan Sinergi dan Kolaborasi
Sosok Petani Ulet Desa Pagejugan Warudin dan Jaronah, Menuai Hasil dari Tanah Yang Subur

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:34 WIB

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:27 WIB

Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:59 WIB

Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:44 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:41 WIB

Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa

Berita Terbaru