Wamen Viva Yoga: Perkuat Kawasan Transmigrasi di Wilayah Perbatasan

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dinamikanews.net – Pentingnya memperkuat kawasan transmigrasi di perbatasan dengan tujuan untuk menjaga wilayah negara dari kemungkinan pergeseran patok batas atau klaim sepihak negara lain. Dengan menempatkan transmigran di sana, mereka akan menjadi penjaga wilayah Indonesia. Hal demikian selaras dengan salah satu amanat Presiden Prabowo Subianto terkait transmigrasi, yakni untuk menjaga keutuhan NKRI. Lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan di Kalimantan Utara sebab kurang maksimalnya pengelolaan wilayah dan pulau di perbatasan.

Ungkapan demikian disampaikan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat menerima kunjungan kerja Bupati Sambas Satono di Gedung C, Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, 6/10/2025.

Sambas adalah salah satu kabupaten di Kalimantan Barat. Letak kabupaten ini berbatasan langsung dengan Malaysia, baik darat maupun perairan. Akses dari dan ke negeri jiran bisa melalui Sambas lewat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk.

Baca Juga :  Sekolah dan Lembaga Pendidikan di Wonosobo dapat Penghargaan dari GeoDipa, Ini Alasannya..

Transmigrasi di kabupaten ini dilakukan mulai tahun 1982. Dari 154 kawasan transmigrasi yang tersebar di Indonesia, dua di antaranya ada di Sambas, yakni Subah dan Gerbang Mas Perkasa. Dua kawasan itu terbagi menjadi kawasan prioritas nasional dan prioritas bidang. Di dua kawasan itu terdapat 41 Satuan Pemukiman (SP). “Transmigran datang dari Jawa Timur dan Jawa Tengah”, ujarnya.

Subah dan Gerbang Mas Perkasa menurut Viva Yoga merupakan kawasan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Sambas. Untuk itu Kementrans akan terus mendorong dan membantu keberadaannya agar terus berkembang. Agar pembangunan menjadi lebih maksimal, kementerian ini memberikan bantuan dari APBN TA 2025 sebesar Rp5,15 miliar. Bantuan sebesar itu di antaranya digunakan untuk rehabilitas sekolah dan peningkatan jalan penghubung.

Peningkatan jalan penghubung diharapkan untuk lebih meningkatkan produktifitas unggulan seperti jeruk, hasil budidaya laut, kelapa, sawit, dan tanaman pangan, seperti padi. “Jeruk sambas sangat popular dan banyak dijual di Pontianak”, ujar mantan Anggota Komisi IV DPR itu.

Baca Juga :  Atas Diskresi Kepolisian, Rekayasa Lalu Lintas One Way Dari KM 72 Jalan Tol Cipali s.d KM 414 GT Kalikangkung Yang Dijadwalkan Selesai Pukul 24.00 WIB Hari Ini, Masih Akan Terus Dilanjutkan Hingga 8 April Pukul 24.00 WIB

Masalah yang ada di Subah dan Gerbang Mas Perkasa tidak hanya soal infrastruktur. Diharapkan dengan bantuan yang diberikan, masalah yang ada bisa dituntaskan. Masalah lain yakni soal sertipikati SHM milik transmigran juga menjadi sorotan Viva Yoga. “Masalah SHM ini kita koordinasikan dengan Kementerian ATR/BPN”, ungkapnya. Meski demikian pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu menegaskan agar pemerintah daerah juga aktiv menuntaskan sertipikati yang belum terselesaikan. “Percepat sertipikati SHM bagi lahan milik transmigran”, tegasnya.

Hal demikian menurutnya penting sebab konflik yang terjadi di masyarakat bisa muncul karena ketidakjelasan masalah kepemilikan tanah.

Berita Terkait

Kunjungi Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua, Bupati Tangerang Cek Kebersihan dan Layanan Kesehatan
BNPB: Pemerintah Siapkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT
Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemprov Jateng Luncurkan Pilot Project Desa Mandiri Sejahtera — Brebes Jadi Lokus
Menhut: Peringatan Dini BMKG Jadi Tingkatkan Antisipasi Karhutla
Transformasi SDM Berbasis AI, Menteri PANRB Tekankan Dampak bagi Masyarakat
PMI Siapkan Operasi Kemanusiaan Skala Besar Respons Gempa NTT
Aksi Tanggap Darurat, PT BPR BKK Mandiraja Gelontorkan Air Bersih untuk Warga Banjarnegara yang terdampak Kekeringan
Nasib Baik 250 Narapidana Lapas llB Brebes, Dapat Remisi di HUT RI ke-81 

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kunjungi Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua, Bupati Tangerang Cek Kebersihan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:48 WIB

BNPB: Pemerintah Siapkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemprov Jateng Luncurkan Pilot Project Desa Mandiri Sejahtera — Brebes Jadi Lokus

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Menhut: Peringatan Dini BMKG Jadi Tingkatkan Antisipasi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:50 WIB

PMI Siapkan Operasi Kemanusiaan Skala Besar Respons Gempa NTT

Berita Terbaru