Bali, Pulau Dewata dilanda banjir besar

Kamis, 11 September 2025 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, Dinamikanews.net  –  Curah hujan lebat hingga ekstrem melanda sebagian besar kabupaten dan kota di Bali.  Seperti yang dilaporkan oleh BBMKG Wilayah III Denpasar. Data menunjukkan intensitas hujan di atas 50 milimeter per hari di banyak area. Bahkan, beberapa lokasi mencapai kategori ekstrem, melampaui 150 milimeter per hari.

Wilayah terdampak meliputi Jembrana, Tabanan, Badung, Kota Denpasar, Gianyar, Klungkung, dan Karangasem. Hujan deras ini berlangsung sejak Selasa (9/9) dan berlanjut hingga Rabu pagi (10/9). Kondisi cuaca ekstrem ini secara langsung menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah titik vital, termasuk area permukiman dan jalan utama.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak sembilan orang meninggal dunia. Dua orang hilang, dan 620 warga terdampak banjir yang melanda enam kabupaten/kota di Provinsi Bali pada Rabu (10/9/2025).

Baca Juga :  Tekan Angka Stunting di Desa, Mendes: Demi Hasilkan Indonesia Cerah

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan data tersebut berdasarkan hasil kaji cepat penanganan darurat hingga pukul 18.45 WIB.

“Total ada 202 kepala keluarga atau 620 jiwa terdampak. Dari jumlah itu, sembilan orang meninggal dunia dan dua orang masih hilang,” ujar Abdul di Jakarta dikutip dari Antara.

BNPB merinci sebaran wilayah terdampak banjir, yakni Denpasar, Jembrana, Gianyar, Klungkung, Badung, dan Tabanan. Di Denpasar, lima orang meninggal dunia dan dua orang hilang, di Jembrana mencatat dua korban meninggal serta 103 KK atau 200 jiwa terdampak, di Gianyar satu korban meninggal, sedangkan di Badung juga satu korban jiwa. kemudian, di Klungkung banjir memengaruhi 99 KK atau 420 jiwa dan dampak di Tabanan masih dalam pendataan.

Baca Juga :  Kementerian Investasi dan Hilirisasi Memperkuat Kolaborasi

Banjir juga memaksa sejumlah warga mengungsi. Tercatat 85 warga Jembrana mengungsi ke Balai Desa Yeh Kuning, Balai Banjar Yeh Kuning, musla Assidiqie, dan musala Darul Musthofa. Sementara itu, 108 warga Denpasar dievakuasi ke SD 25 Pemecutan, Banjar Sedana Merta Ubung, dan Banjar Dakdakan Peguyangan.

Hingga saat ini, posko darurat telah disiapkan di lokasi terdampak untuk mendukung personel gabungan dalam evakuasi, pendataan lanjutan, serta penyaluran bantuan bagi korban banjir.

Berita Terkait

H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim
Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul
Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik
Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua
Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Hadiri Tasyakuran HUT Ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa, Wabup: Momentum Untuk Menguatkan Sinergi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 12:40 WIB

H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:34 WIB

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:27 WIB

Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:44 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:41 WIB

Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa

Berita Terbaru