Bulog Sumut Jamin Ketersediaan Minyakita Di Pasar Untuk Masyarakat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Dinamikanews.net – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menjamin ketersediaan minyak goreng merek Minyakita di pasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami menjamin pasar di kabupaten dan kota di Sumut tidak mengalami kekurangan stok Minyakita,” ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto pada Sabtu (19/6).

Budi mengatakan Bulog Sumut menyiapkan pasokan sekitar dua juta liter Minyakita yang berasal dari 11 produsen minyak dengan penyaluran melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).

Baca Juga :  Senator Filep Dukung Program Makan Siang Gratis Dengan Sejumlah Catatan

Ia mengatakan penyaluran tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan Minyakita bagi masyarakat tetap terjaga di seluruh wilayah beribu Kota Medan tersebut.

“Kami terus melakukan distribusi Minyakita ke pasar guna menjaga stabilitas pasokan dan harga minyak goreng di wilayah tersebut” katanya.

Terkait harga, Bulog memastikan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter masih berlaku dan tidak mengalami kenaikan di pasar.

“Kami menjamin penyaluran Minyakita ke pasar sesuai dengan HET dan terus melakukan pemantauan harga di pasar,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Mitha Bantah Tak Dukung Investasi, Status Lahan LSD dan Hijau

Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan atau “panic buying” karena pasokan Minyakita terus diupayakan tersedia secara bertahap di pasar dan jaringan pengecer resmi.

Masyarakat juga diimbau membeli Minyakita di toko sembako atau jaringan penjualan resmi yang memiliki tanda pengenal Bulog di tempat tersebut.

Bulog Sumut mencatat penyaluran Minyakita mencapai sekitar 12 juta liter melalui jaringan SP2KP dan Rumah Pangan Kita (RPK) selama periode Januari hingga 20 Juni 2026.

Berita Terkait

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu
Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan
Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali
Bupati Paramitha Kecam Keras Pungutan Sekolah di Brebes: Pendidikan Harus Gratis, Jangan Bebani Orang Tua Siswa
Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai
Kemenkes Catat 401.586 Kasus Kumulatif Ispa Akibat Karhutla
Kemenag RI Tinjau Masjid Al-Falaah Ciputat usai Insiden Perusakan Pengeras Suara

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:03 WIB

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu

Jumat, 6 November 2026 - 15:54 WIB

Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Jumat, 6 November 2026 - 07:06 WIB

Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali

Kamis, 5 November 2026 - 17:56 WIB

Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai

Berita Terbaru