BREBES, Dinamikanews.net – Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Dinperwaskim) segera menindaklanjuti pemberitaan yang viral di media sosial terkait kondisi memprihatinkan warga Desa Limbangan, Kecamatan Losari.
Kepala Dinperwaskim Kabupaten Brebes, Laode Vindar Aris Nugroho, memastikan pihaknya tidak tinggal diam dan telah mengambil langkah cepat untuk menangani kasus tersebut.
“Kami sudah menindaklanjuti pemberitaan yang ramai di media sosial terkait warga di Desa Limbangan, Losari, yang tinggal di area bekas pemakaman desa,” ujar Laode kepada awak media, Rabu (15/04/2026).
Untuk memastikan data dan kondisi di lapangan, pihaknya telah menugaskan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) untuk turun langsung melakukan verifikasi, identifikasi data, dan survei ke lokasi. Tujuannya untuk mengetahui kondisi riil dan kebutuhan yang mendesak warga tersebut.
Tidak bekerja sendiri, Dinperwaskim juga melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Desa setempat, BAZNAS, serta Dinas Sosial untuk penanganan yang lebih komprehensif. Langkah kolaborasi ini diambil agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat fisik bangunan, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar dan kesejahteraan sosial.
Sebelumnya, kondisi hunian milik Abdul Latif (56) menjadi sorotan publik. Sudah lebih dari empat tahun, ia dan anaknya tinggal di gubuk reyot berdinding anyaman bambu, berlantai tanah, dan berdampingan dengan area pemakaman serta kandang hewan. Saat hujan, atap bocor dan lantai tergenang air, membuat kehidupan mereka semakin sulit.
Dengan respon cepat ini, diharapkan nasib warga tersebut segera mendapatkan solusi dan tempat hunian yang layak huni sesuai harapan. Dan ini membuktikan bahwa pemerintah memperhatikan segala aspek kehidupan yang lebih baik bagi warganya.
(D. Miranoor)
















