Pemkab Brebes Cepat Tanggap, Melalui Dinperwaskim Tindaklanjuti Berita Warga Limbangan Losari Yang Viral   

Rabu, 15 April 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Dinperwaskim) segera menindaklanjuti pemberitaan yang viral di media sosial terkait kondisi memprihatinkan warga Desa Limbangan, Kecamatan Losari.

Kepala Dinperwaskim Kabupaten Brebes, Laode Vindar Aris Nugroho, memastikan pihaknya tidak tinggal diam dan telah mengambil langkah cepat untuk menangani kasus tersebut.“Kami sudah menindaklanjuti pemberitaan yang ramai di media sosial terkait warga di Desa Limbangan, Losari, yang tinggal di area bekas pemakaman desa,” ujar Laode kepada awak media, Rabu (15/04/2026).

Baca Juga :  Tahanan Menikah Di Kantor Polisi

Untuk memastikan data dan kondisi di lapangan, pihaknya telah menugaskan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) untuk turun langsung melakukan verifikasi, identifikasi data, dan survei ke lokasi. Tujuannya untuk mengetahui kondisi riil dan kebutuhan yang mendesak warga tersebut.Tidak bekerja sendiri, Dinperwaskim juga melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Desa setempat, BAZNAS, serta Dinas Sosial untuk penanganan yang lebih komprehensif. Langkah kolaborasi ini diambil agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat fisik bangunan, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar dan kesejahteraan sosial.

Sebelumnya, kondisi hunian milik Abdul Latif (56) menjadi sorotan publik. Sudah lebih dari empat tahun, ia dan anaknya tinggal di gubuk reyot berdinding anyaman bambu, berlantai tanah, dan berdampingan dengan area pemakaman serta kandang hewan. Saat hujan, atap bocor dan lantai tergenang air, membuat kehidupan mereka semakin sulit.

Baca Juga :  Dua bangunan bengkel di Jelambar Jakbar hangus terbakar

Dengan respon cepat ini, diharapkan nasib warga tersebut segera mendapatkan solusi dan tempat hunian yang layak huni sesuai harapan. Dan ini membuktikan bahwa pemerintah memperhatikan segala aspek kehidupan yang lebih baik bagi warganya.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen
DLH Kota Tangerang Gelar Sidak ke CV Wani Sugih Sejahtera, Klarifikasi Aduan Limbah B3
Perkuat Sinergi Lintas Negara, Rutan Batam Terima Kunjungan Kerja Delegasi Penjara Malaysia
Bapanas sebut SPHP jagung pakan digulirkan sasar 5 ribu peternak
Buronan Kasus Pemerkosaan Santriwati di Pati Ditangkap di Wonogiri
Merasa Diabaikan. Pengusaha UMKM Konveksi Terancam Gulung Tikar. 

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:27 WIB

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:38 WIB

Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:18 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Negara, Rutan Batam Terima Kunjungan Kerja Delegasi Penjara Malaysia

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:32 WIB

Bapanas sebut SPHP jagung pakan digulirkan sasar 5 ribu peternak

Berita Terbaru