Brebes, Dinamikanews.net-Dukuh Bayur, Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang saat ini dilanda banjir akibat luapan sungai Pemali dampak terjadinya hujan di hulu sungai wilayah Brebes selatan, pada Jumat (2/1/2026) pagi. Sungai Pemali meluap akibat hujan deras di wilayah hulu sungai Brebes Selatan membuat air masuk ke rumah-rumah warga.
Banjir yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari berdampak pada 200 KK di RT 11, 13, dan 15 RW 03, dengan ketinggian air mencapai 20-75 Cm. Beruntung, tidak ada korban jiwa dan kerugian materil yang signifikan.
Warga setempat, dibantu aparat desa dan instansi terkait, sigap membersihkan rumah dan lingkungan sekitar. Bantuan nasi bungkus dari PMI Kabupaten Brebes juga telah disalurkan kepada warga terdampak melalui Bapak Wiyono, yang disaksikan oleh Kapolsek Jatibarang AKP Kasam, SH, Danramil Jatibarang Kapten Inf. Sunardi, Kades Bojong Tasdik, SE, Tomas Dukuh Bayur Abdul Wahid, dan warga sekitar.
“Alhamdulillah, situasi sudah mulai kondusif. Kami terus memantau kondisi dan siap siaga jika terjadi peningkatan ketinggian air,” ujar Kades Bojong, Tasdik, SE.
Kapolsek Jatibarang, AKP Kasam, SH, menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau situasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. “Kami juga telah melakukan pengecekan lokasi banjir dan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa. Kami akan terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan,” katanya.
Danramil Jatibarang, Kapten Inf. Sunardi, juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinsos Kabupaten. Brebes, BPBD Kabupaten. Brebes, dan Puskesmas Klikiran untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak. “Kami akan terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan,” katanya.
Bapak Wiyono, perwakilan PMI Kabupaten Brebes, mengatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan nasi bungkus kepada warga terdampak. “Kami akan terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan. Kami berharap warga dapat segera kembali normal,” katanya.
Warga Dukuh Bayur, Abdul Wahid, mengucapkan terima kasih kepada aparat desa dan instansi terkait yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Kami berharap situasi dapat segera kembali normal,” katanya.
Banjir ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan gotong royong dalam menghadapi musibah. Semoga warga Dukuh Bayur dapat segera kembali normal dan pulih.
(D. Miranoor)











