Brebes, Dinamikanews.net – Kepedulian Bupati terhadap masyarakat bawah ditunjukkan pada malam pergantian tahun. Biasanya perayaan itu identik dengan pesta kembang api dan keramaian di alun-alun, namun Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma memilih cara yang lebih khidmat dan menyentuh hati untuk menyambut Tahun Baru 2026. Bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda, ia melakukan door to door ke rumah warga kurang mampu dan penyandang disabilitas, memberikan bantuan langsung berupa paket sembako, uang tunai, serta perlengkapan dasar.
Kegiatan yang berlangsung sejak malam 31 Desember 2025 hingga dini hari 1 Januari 2026 itu tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
“Perayaan Tahun Baru bukan hanya tentang kegembiraan semata, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama. Warga kurang mampu dan penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masyarakat Brebes yang patut kita jaga dan bantu,” ujar Paramitha.
Langkah Bupati ini sontak menjadi sorotan publik setelah unggahan foto dan video kegiatan tersebut beredar di media sosial. Bahkan akun media sosial populer Lambe Turah turut mengunggah dan banyak warganet menilai aksi turun langsung ke lapangan di malam pergantian tahun sebagai bentuk kepemimpinan yang humanis dan penuh kepedulian. Unggahan itu pun viral, memicu ribuan komentar positif dan dukungan antusias masyarakat.
Kegiatan Bupati Paramitha yang memilih turun langsung ke rumah warga pada malam pergantian tahun mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan masyarakat. Hal itu terlihat dari komentar warganet setelah berita ini dipublikasikan dan viral di Instagram.
“Ini baru ok dan luar biasa, sukses dan sehat selalu Bu,” tulis akun @suka_berbagi.
Akun @suka_berbagi juga menambahkan, “Semoga yang lain bisa meniru langkah tersebut,” komentar yang kemudian mendapat banyak tanda suka dari pengguna akun lain.
Ungkapan dukungan juga datang dari akun sofaputraa yang menuliskan simbol hati, serta pandulistya yang berkomentar, “Brebes beres.”
Tak sedikit pula warganet yang menilai langkah Bupati sebagai teladan kepemimpinan. “Ternyata masih ada pejabat waras di tengah-tengah negara yang sakit,” tulis akun eza_hrsmann.
Langkah Bupati yang memilih meninggalkan panggung perayaan besar demi hadir di rumah-rumah warganya ini memperlihatkan bahwa kebersamaan dan empati bisa menjadi cara paling bermakna untuk merayakan pergantian tahun. (D. Miranoor)















