Brebes, Dinamikanews.net – Kepala Dinas lama, Taryono,SH harus meninggalkan jabatannya untuk bertugas di tempat yang barunya di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora).
Selama empat tahun lebih, pria yang dikenal ramah dan komunikatif telah menjalankan kepemimpinannya di Dinas PU Brebes.
Kini dia harus meninggalkan kedinasan tersebut untuk tugas diinstasi lain yang sudah menantinya, sehingga harus rela berpisah dengan staf dan karyawan yang pernah ikut membantunya dalam melaksanakan pekerjaan besar di bidang infrastruktur.
Ditemui usai pisah sambut, Taryono didampingi Dani Asmoro, Rabu 26 November 2025 mengaku terharu mengikuti acara pisah sambut di Dinas PU Brebes. Namun sebagai pembantu Bupati akan tugas yang diembannya, harus rela untuk meninggalkan DPU untuk bertugas di tempat yang barunya di Dindikpora.
Kepada pejabat kepala Dinas PU yang baru, Taryono juga tidak lupa berpesan agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik karena jabatan adalah amanah.
Apalagi, bupati dalam tiga tahun kedepan tengah memfokuskan pekerjaan infrastruktur jalan.
“Tentu ini butuh sinergi yang baik, agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik,”ucap dia.
Disamping, masih ada pekerjaan rumah (PR) besar yang belum dilaksanakan oleh DPU, yaitu penanganan jalan (Long Segmen) di beberapa titik, yang terkoneksi dengan program strategis pemerintah seperti ketahanan pangan dan lainnya.
Dan untuk tahun 2025 sendiri, lanjut dia, program long segmen sendiri sudah mulai dilaksanakan melalui anggaran APBD tahun 2025 yang besaran totalnya mencapai Rp121 Miliar, di tambah dari Bantuan Gubernur (Bangub) senilai Rp.15 Miliar.
“Dan di tahun 2026 nanti, program long segmen akan kembali dilanjutkan oleh kepemimpinan yang baru,” katanya.
Di mana, dia menyebut, untuk anggarannya sendiri cukup besar ada sekitar Rp.178 Miliar yang bersumber dari APBD, serta dari program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) yang dicover oleh pusat senilai Rp. 61 Miliar.
“Di mana lokasi pekerjaannya sendiri akan bertumpu di koridor Losari-Prapag Lor, Losari-Bojongsari dan Cikakak-Banjarharjo,” tambahnya. (D. Miranoor)













