Ricuh, warnai muktamar PPP 2025

Minggu, 28 September 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Ricuh yang terjadi dalam Muktamar PPP 2025 menyisakan kekecewaan mendalam bagi para kader muda partai. Harapan mereka agar forum lima tahunan ini menjadi ajang konsolidasi justru tercoreng oleh aksi saling dorong dan adu mulut antar peserta.

Fitri Anjani, salah satu kader muda dari Jawa Tengah, mengaku sedih melihat senior-seniornya terlibat Ricuh.  “Kami datang dengan semangat ingin melihat partai ini bersatu dan bangkit. Tapi yang terlihat justru perebutan kepentingan yang memecah belah. Rasanya kami yang muda hanya jadi penonton pertikaian,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga :  Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas

Senada dengan itu, M. Rizal, peserta muktamar dari Kalimantan Selatan, menilai kericuhan hanya akan memperburuk citra PPP di mata masyarakat. “Kalau seperti ini, bagaimana rakyat mau percaya bahwa PPP bisa memperjuangkan aspirasi umat? Kami kader muda ingin perubahan, bukan konflik,” tegasnya.

Meski demikian, para kader muda tetap menyimpan harapan besar. Mereka mendesak para senior untuk menahan ego dan mengedepankan musyawarah. “PPP lahir dari semangat persatuan. Jangan sampai sejarah itu dikubur karena ambisi pribadi. Kami masih percaya partai ini bisa bangkit asalkan semua kembali ke niat awal: pengabdian,” tambah Fitri.

Baca Juga :  Kementan Siapkan Dapur Susu Indonesia Perkuat Pasokan Susu MBG

Suara-suara kader muda ini menjadi pengingat bahwa muktamar bukan sekadar forum formal, melainkan wadah untuk menyatukan langkah. Mereka berharap, setelah insiden memalukan ini, para elite PPP segera melakukan introspeksi dan mengembalikan marwah partai sebagai rumah besar umat Islam.

Berita Terkait

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak
Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB
DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan
Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD
Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan
KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB
Pemekaran Brebes Selatan Kembali Disorot, DPRD Jateng Upayakan Paripurna Akhir Oktober 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan

Berita Terbaru