Masyarakat di Selatan Cianjur Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Dinamikanews.net- Cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi diprediksi akan melanda pantai selatan Cianjur, Jawa Barat hingga pertengahan Agustus. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur meminta masyarakat terutama nelayan sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan.

BPBD Cianjur saat ini juga menyiagakan puluhan petugas dan relawan di sepanjang pantai selatan Cianjur. Guna melakukan pengawasan dan pemantauan gelombang tinggi yang sempat merusak warung dan hutan cemara di Pantai Apra.

“Petugas dan relawan dibantu aparat setempat melakukan patroli bersama menyusur pantai selatan guna mengantisipasi berbagai hal. Termasuk kecelakaan laut akibat gelombang tinggi, dan meminta warga meningkatkan kesiapsiagaan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, Minggu (10/8/2025).

Baca Juga :  DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Menjadi Undang-Undang

Pihaknya mencatat selama satu pekan terakhir gelombang yang melanda pantai selatan Cianjur membuat puluhan perahu nelayan tenggelam. Kemudian, empat diantaranya hilang tersapu gelombang, sehingga petugas dan relawan disiapkan untuk berbagai penanganan.

Bahkan, sejumlah warung dan hutan cemara di Pantai Apra, Sindangbarang, rusak dihantam gelombang yang menghempas hingga ke pinggir pantai. Meski tidak ada penutupan tempat wisata, namun wisatawan diminta tidak mendekati bibir pantai.

“Kami juga minta pengelola tempat wisata mengimbau wisatawan agar tidak mendekati bibir pantai. Apalagi berenang karena gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat,” katanya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia VS Arab Saudi Kualifikasi Piala Dunia 2026

Camat Sindangbarang Ai Poetra mengatakan gelombang tinggi yang terjadi tidak menyebabkan abrasi atau banjir rob, namun ketinggian gelombang mencapai tiga meter sehingga naik hingga ke pantai merusak hutan dan sejumlah warung.

Meski gelombang masih tinggi sejumlah pantai di selatan Cianjur masih terbuka untuk dikunjungi wisatawan, namun pengunjung diminta untuk tidak mendekati pantai karena dikhawatirkan terbawa ombak yang tiba-tiba tinggi.

“Sepanjang Pantai Apra tidak diperbolehkan berenang, sehingga kami menempatkan petugas untuk melakukan pengawasan bersama petugas gabungan, wisatawan diimbau tidak bermain di pinggir pantai karena gelombang tinggi,” katanya.

Berita Terkait

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak
Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB
DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan
Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD
Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan
KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB
Pemekaran Brebes Selatan Kembali Disorot, DPRD Jateng Upayakan Paripurna Akhir Oktober 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan

Berita Terbaru