Berebut Kendali Pengelola Kebun Binatang Bandung Berujung Bentrok

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Dinamikanews.net- Selain suara satwa, ternyata ada “keributan” lain di Bandung Zoo. Dua kubu, yaitu manajemen lama dan manajemen baru, sama-sama mengklaim sebagai pengelola sah kebun binatang legendaris ini.

Adu klaim ini menciptakan suasana tegang seperti perebutan wilayah kekuasaan di antara dua kelompok singa. Manajemen baru berdalih mereka hanya ingin mengamankan aset milik Pemerintah Kota Bandung.

Namun, manajemen lama tidak mau kalah dan tetap berkeras mempertahankan kendali. Konflik ini bahkan sudah masuk ke ranah hukum. Bukanya memberi makan hewan, dua orang dari manajemen lama kini justru berstatus terdakwa karena dugaan korupsi. Mereka dituduh memperkaya diri sendiri, bukan merawat satwa.

Baca Juga :  Forum Jurnalis Binong Kritik Sosialisasi Media Kominfo Tangerang: Buang-Buang Anggaran APBD?

Sungguh ironis, Bandung Zoo yang seharusnya menjadi tempat edukasi dan hiburan kini malah menjadi panggung drama perebutan takhta. Semoga proses hukum bisa berjalan cepat, tidak seperti kura-kura.

Kabar Baik di Tengah Konflik: Satwa Tetap Terurus

Di tengah konflik yang sedang berlangsung, ada kabar baik mengenai kondisi satwa. Humas Bandung Zoo dari Yayasan Margasatwa Tamansari, Sulhan Syafi’i, memastikan bahwa prioritas utama mereka adalah merawat semua satwa, terutama bayi-bayi yang membutuhkan perhatian khusus.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku pencurian sepeda motor di Pal merah

“Alhamdulillah para keeper diperkenankan masuk untuk memberi makan, karena kita memiliki belasan bayi satwa, karnivora, dan orang utan yang perlu diberi susu tiap tiga jam sekali,” ujar Sulhan, seperti dilansir dari detikJabar pada Jumat (8/8).

Berita Terkait

Eks Wamenaker Noel dituntut 5 tahun Bui Di Kasus Pemerasan Lisensi K3
Menkop: 1.061 Kopdes Merah Putih Siap Serap Produk Desa
DKI Jakarta Pelajari Strategi Kota Cannes Bangun Ekonomi kreatif Berbasis Event
Presiden Resmikan 1.061 KDKMP di Jateng–Jatim, Banjarnegara Siapkan 78 Titik Operasional
Sebanyak 29 Pengurus PAC GP Ansor Resmi Dilantik.
Prabowo: Amankan Stok Pangan Dalam Negeri Hadapi Krisis Global
Presiden RI Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Dorong Ekonomi Tumbuh dari Desa
Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara, Didik Rachbini Soroti Motif Politik

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:46 WIB

Eks Wamenaker Noel dituntut 5 tahun Bui Di Kasus Pemerasan Lisensi K3

Senin, 18 Mei 2026 - 16:45 WIB

Menkop: 1.061 Kopdes Merah Putih Siap Serap Produk Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:22 WIB

DKI Jakarta Pelajari Strategi Kota Cannes Bangun Ekonomi kreatif Berbasis Event

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:19 WIB

Presiden Resmikan 1.061 KDKMP di Jateng–Jatim, Banjarnegara Siapkan 78 Titik Operasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:13 WIB

Sebanyak 29 Pengurus PAC GP Ansor Resmi Dilantik.

Berita Terbaru

Berita

Menkop: 1.061 Kopdes Merah Putih Siap Serap Produk Desa

Senin, 18 Mei 2026 - 16:45 WIB

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: photo;
hw-remosaic: false;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: 8;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 307.55933;
aec_lux_index: 0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
albedo:  ;
confidence:  ;
motionLevel: -1;
weatherinfo: null;
temperature: 40;

Berita

Sebanyak 29 Pengurus PAC GP Ansor Resmi Dilantik.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:13 WIB