Proyek Pusat Niaga Mega Ria di Cikupa Dihentikan Sementara: Izin Belum Lengkap!

Selasa, 22 Juli 2025 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) mengambil tindakan tegas. DTRB menghentikan sementara proyek pembangunan Pusat Niaga Mega Ria milik PT Langkah Terus Jaya (LTJ) di Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa. Penghentian ini terjadi pada Senin (21/7), setelah insiden pembongkaran tembok warga viral dan memicu banyak pertanyaan publik.

Alasan Utama Penghentian: Perizinan Belum Beres

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemeliharaan Bangunan Wilayah III DTRB Kabupaten Tangerang, Edi Jon, menjelaskan alasan utama penghentian. Perizinan pembangunan Pusat Niaga Mega Ria yang strategis dekat Pasar Cikupa itu belum lengkap.

“Kami setop sementara waktu. Kami menunggu izinnya terbit,” tegas Edi Jon kepada Satelit News.

PT LTJ memang sudah mengantongi beberapa dokumen awal, seperti site plan, peil banjir, dokumen persyaratan teknis (pertek), serta Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL UPL). Namun, DTRB tetap teguh pada aturan.

Baca Juga :  Modus Pura Pura Test Drive, Pelaku Curanmor Bawa Lari Motor Milik Penjual di Kamal Kalideres Jakarta Barat

“Izin yang sudah terbit bukan patokan. Intinya, kami pasti setop sebelum site plan dan PBG (persetujuan bangunan gedung) terbit,” tandas Edi.

Edi menambahkan, penutupan resmi dengan Surat Perintah Penghentian Pelaksanaan/Penggunaan Bangunan (SP4B) akan terlaksana pekan ini. Belum ada jadwal pasti kapan proyek ini akan berlanjut.

Insiden Tembok Roboh yang Menghebohkan Warga

Sebelumnya, proyek ini menjadi sorotan tajam. Sebuah video viral di TikTok menunjukkan momen dramatis. Alat berat merobohkan tembok rumah warga di Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa. Pemilik rumah, Agus Nugroho, serta anak dan istrinya ada di dalam rumah. Mereka sontak terkejut dan histeris.

Baca Juga :  Dugaan Permainan Perparkiran di Tangsel Tanpa Lelang Parkir

Tembok yang roboh itu diklaim berdiri di atas tanah milik Desa Cikupa. Tanah ini rencananya untuk pengembangan pusat perniagaan.

Klarifikasi dari Pihak PT LTJ

Manajemen PT Langkah Terus Jaya (LTJ), Dedy Effendi, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan tembok yang hancur bukan sepenuhnya bagian dari rumah warga. Itu adalah sisa bangunan bekas SDN 1 Cikupa yang menempel dengan rumah Agus.

“Pembongkaran itu bukan pembongkaran rumah warga. Itu sisa bangunan SDN Cikupa 1 yang kemudian menempel rumah warga. Kami bongkar karena ada plottingan untuk fondasi,” jelas Dedy.

Dedy menantang Agus Nugroho membuktikan kepemilikan tanahnya dengan surat-surat autentik. Pihak PT LTJ punya bukti kuat. Mereka mengklaim tembok yang roboh berada di atas tanah milik Desa Cikupa dan merupakan sisa bangunan sekolah.

Berita Terkait

GRIB Jaya Brebes Wujudkan Solidaritas, Beri Bantuan Kemanusiaan Pada Korban Bencana Alam Sridadi
PSHT Rayon Royal Rajeg Residence Gelar Munggahan Sambut Ramadhan 1447 H di Rajeg 
Percepat 11 Sekolah Rakyat di Jateng, Menteri Dody Tinjau Akses Proyek Brebes
Dukung Kesejahteraan Warga, Kementrans Perkuat Pengembangan Kawasan Transmigrasi Barelang
Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat Pantau Langsung 2 Pasar di Kota Tangerang, Harga Pangan Masih Stabil
Ummi Zuhriyah Ucapkan Terima Kasih atas Suksesnya Tarhib Ramadan 2026 Kelurahan Binong
H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim
Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:08 WIB

GRIB Jaya Brebes Wujudkan Solidaritas, Beri Bantuan Kemanusiaan Pada Korban Bencana Alam Sridadi

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:53 WIB

PSHT Rayon Royal Rajeg Residence Gelar Munggahan Sambut Ramadhan 1447 H di Rajeg 

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:25 WIB

Percepat 11 Sekolah Rakyat di Jateng, Menteri Dody Tinjau Akses Proyek Brebes

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:13 WIB

Dukung Kesejahteraan Warga, Kementrans Perkuat Pengembangan Kawasan Transmigrasi Barelang

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:24 WIB

Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat Pantau Langsung 2 Pasar di Kota Tangerang, Harga Pangan Masih Stabil

Berita Terbaru