Demo Warga Desa Kadu Jaya Terkait Penerimaan Murid Baru di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang

Kamis, 26 Juni 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tangerang, Dinamikanews.net – Warga Desa Kadu Kecamatan Curug menggelar aksi demo di depan SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang. Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang memberlakukan persyaratan domisili yang dianggap memberatkan. Banyak anak-anak di wilayah desa Kadu jaya tersebut tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka akibat syarat yang ketat pada Kamis, 26 Juni 2025.

Persyaratan SPMB yang Menjadi Sorotan warga Desa Kadu jaya, sehingga mengeluhkan bahwa alur SPMB yang ada tidak hanya mengharuskan calon siswa untuk memenuhi syarat domisili, tetapi juga melampirkan dokumen lain seperti nilai rapot 5 semester, Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan dalam satu tahun terakhir, dan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) dari orang tua. Hal ini membuat banyak anak yang ingin bersekolah terhalang.

Baca Juga :  Wamen Diana Tinjau Kesiapan Tol Trans Jawa untuk Nataru 2025

Jono, salah satu warga yang tinggal sangat dekat dengan sekolah, mengungkapkan kekecewaannya. “Kami sudah mendaftar secara online, tetapi anak saya tidak ada dalam daftar penerimaan. Ini sangat mengecewakan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan jarak domisili dalam proses penerimaan siswa.

Zeny, seorang orang tua lainnya, berharap agar tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Ia meminta pihak sekolah untuk lebih memahami situasi warga Kadu jaya dan mengutamakan anak-anak yang berdomisili dekat dengan sekolah. “Kami ingin anak-anak kami memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah tanpa harus melalui proses yang sulit,” ungkapnya.

Rofi, perwakilan Karang Taruna Desa Kadu, menambahkan bahwa sekitar 12 anak dari RT 01/02 tidak diterima di SMA Negeri 3 meskipun rumah mereka berdekatan dengan sekolah. Ia menegaskan bahwa mereka akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat jika tidak ada tanggapan dari pihak sekolah.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Targetkan 17 Community Center Baru di Tahun 2025

Tindakan Selanjutnya, Warga Desa Kadu jaya berencana untuk mengambil langkah lebih lanjut jika tuntutan mereka tidak didengar.

Rofi menyatakan, “Jika aksi ini tidak diterima, kami akan melanjutkan ke pemerintah daerah, provinsi, atau kementerian pendidikan. Kami berjuang demi masa depan anak-anak bangsa.”

Aksi demo ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap sistem penerimaan yang dianggap tidak adil. Warga berharap agar pihak sekolah dan pemerintah mendengarkan aspirasi mereka demi masa depan pendidikan anak-anak di Desa Kadu jaya. Dengan harapan akan adanya perubahan, mereka ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Sampai berita ini ditanyangkan Kepala Sekolah enggan di wawancarai saat awak media ingin konfirmasi. (Red)

Berita Terkait

Sterilisasi Dua Gereja di Tangerang Jelang Kamis Putih, Kapolrestro Tangerang Kota: Pastikan Ibadah Aman
Pemerintah putuskan pemberian MBG hanya selama hari sekolah
PIHPS: Harga cabai rawit merah Rp91.700/kg, daging ayam Rp39.800 kg
Pemantapan Kemitraan Antar Komponen, Aktivis LSM dan Insan pers Gelar Halal Bihalal Untuk Kemajuan Brebes
Truk Sumbu 3 Melintas Jalan Kelas 2 di Kecamatan Brebes, Harus Ditetapkan Pelanggaran dengan Sanksi Tegas
Taman Rasa Paramount Petals Gelar Pasar Rakyat dan Festival UMKM
Tindaklanjuti WFH Hari Jumat, Pemprov Jateng Siapkan SE, Mengacu Edaran Mendagri
DPP PIP Indonesia Apresiasi Polri Arus Mudik dan Balik 2026 Aman Lancar

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:14 WIB

Sterilisasi Dua Gereja di Tangerang Jelang Kamis Putih, Kapolrestro Tangerang Kota: Pastikan Ibadah Aman

Kamis, 2 April 2026 - 19:02 WIB

Pemerintah putuskan pemberian MBG hanya selama hari sekolah

Kamis, 2 April 2026 - 15:32 WIB

PIHPS: Harga cabai rawit merah Rp91.700/kg, daging ayam Rp39.800 kg

Kamis, 2 April 2026 - 15:02 WIB

Pemantapan Kemitraan Antar Komponen, Aktivis LSM dan Insan pers Gelar Halal Bihalal Untuk Kemajuan Brebes

Kamis, 2 April 2026 - 09:18 WIB

Truk Sumbu 3 Melintas Jalan Kelas 2 di Kecamatan Brebes, Harus Ditetapkan Pelanggaran dengan Sanksi Tegas

Berita Terbaru