DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Laporan Keuangan APBD 2024: Fraksi PKS Beri Apresiasi dan Catatan Krusial

Minggu, 22 Juni 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Paripurna pada Kamis, 19 Juni 2025, untuk membahas Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Dalam rapat krusial ini, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan strategis kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang terkait pengelolaan keuangan daerah.

Apresiasi Opini WTP ke-17 Kali untuk Pemkab Tangerang

Ketua FPKS DPRD Kabupaten Tangerang, Sapri, S.Sos., mengawali pandangannya dengan memberikan pujian tinggi atas capaian membanggakan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“FPKS mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas diraihnya opini WTP untuk ke-17 kalinya secara berturut-turut. Ini merupakan bukti konsistensi pengelolaan keuangan daerah yang baik,” ujar Sapri. Opini WTP ini menegaskan komitmen Pemkab Tangerang terhadap transparansi dan akuntabilitas anggaran.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Raih 3 Penghargaan pada Ajang Digiwara Award 2025

Catatan Krusial FPKS: Dana Penyertaan Modal hingga SILPA

Meski memberikan apresiasi, Fraksi PKS juga menyoroti beberapa aspek penting dalam laporan keuangan daerah. Salah satu poin utama adalah penggunaan dana penyertaan modal untuk PT LKM Artha Kerta Raharja.

FPKS mendesak agar dana ini dioptimalkan untuk memberikan kontribusi nyata pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meminta penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme pengawasannya.

Selain itu, FPKS mengapresiasi penurunan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dari Rp1,01 triliun (2023) menjadi Rp788,15 miliar (2024), atau turun sebesar Rp221,08 miliar (21,91%).

Namun, FPKS berharap penggunaan anggaran ke depan dapat lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Sapri secara khusus menyoroti sisa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pusat sebesar Rp464,25 juta yang menjadi bagian dari SILPA 2024, meminta penjelasan mengenai mekanisme kontrol penggunaannya agar tidak menghambat operasional pendidikan.

Baca Juga :  Halal Bihalal Kemendes PDTT, Gus Halim Dorong Jajaran Agar Lebih Baik Dalam Bekerja

Desakan Pembenahan Atas Temuan BPK dan Optimalisasi Retribusi Daerah

Fraksi PKS juga menyoroti masih adanya sejumlah temuan dari hasil pemeriksaan BPK RI. “Ini menjadi perhatian serius bagi penyelenggara pemerintahan daerah.

FPKS mendesak agar Pemkab Tangerang melakukan pembenahan dan perbaikan secara sistematis agar temuan serupa tidak terulang,” tegas Sapri.

Di akhir pandangannya, FPKS menyoroti hambatan dalam pencapaian target realisasi pendapatan, khususnya pada sektor retribusi daerah.

Sapri mempertanyakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengatasi kendala ini agar tidak berdampak pada program-program pembangunan.

Rapat paripurna ini menjadi tonggak penting dalam proses transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

Pandangan dari setiap fraksi akan menjadi dasar evaluasi bagi Pemkab Tangerang untuk menyusun langkah strategis ke depan dalam rangka pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Berita Terkait

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia
Tanpa Label Non-Halal, Penjual Masakan Babi Di Area Perumahan Medang Lestari Diduga Tidak Berizin.
Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern
DPP GANN Dukung Penuh Usulan Kepala BNN Dalam Pelaranggan VAPE Dengan Diperketatnya Dalam RUU Narkotika
Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Pasukan Khusus
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex naik per 18 April
Kementerian PU Percepat Bendungan Cijurey dan Cibeet, Perkuat Pengendalian Banjir di Karawang dan Bekasi
Student Open 2026 series 1 Bulungan, Fade Swimming School Jonggol Turunkan 7 Atlet

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:40 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Senin, 20 April 2026 - 18:48 WIB

Tanpa Label Non-Halal, Penjual Masakan Babi Di Area Perumahan Medang Lestari Diduga Tidak Berizin.

Minggu, 19 April 2026 - 16:50 WIB

Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Pasukan Khusus

Sabtu, 18 April 2026 - 18:47 WIB

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex naik per 18 April

Berita Terbaru

Berita

Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:50 WIB