Roy Suryo Lapor Komnas HAM: “Kami Melihat Adanya Indikasi Besar”

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net- Roy Suryo mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) karena merasa dikriminalisasi, atas laporan Joko Widodo soal tudingan ijazah palsu di Polda Metro Jaya.

Roy Suryo, Tifauzia, dan Rismonsia Nipar, melaporkan pihak penyidik kepolisian Mabes Pori ke Komnas HAM karena dugaan pelanggaran HAM, dan kriminalisasi.

Mereka meminta komisioner Komnas HAM memanggil kepolisian serta pihak UGM. Menurut Roy Suryo, mereka hanya menjawab pertanyaan masyarakat sesuai keilmuan terkait keabsahan ijazah Jokowi, yang artinya penerapan UUE yang ditujukan pada mereka tidaklah benar.

“Adanya perlakuan tidak adil dari seseorang yang akan menggunakan alat negara, untuk kemudian menyalahgunakan undang-undang yang sebenarnya digunakan bukan untuk tujuannya”. Ujar Roy Suryo saat dimintai keterangan oleh awak media.

“Yang kami pertanyakan itulah hak publik untuk bertanya, dan pertanyaan itu adalah pertanyaan standar, pertanyaan biasa. Kenapa ada seorang yang pernah menduduki jabatan publik tapi ijazahnya kemudian dipertanyakan itu sampel saja” Jelas Roy Suryo.

Selain itu Roy Suryo juga menyayangkan pihak kampus yang dinilai turut berperan dalam kasus ini.

“kami melihat adanya sindikasi yang sangat besar di sini ketika sebuah universitas yang sangat terkenal kemudian merasa harus mengikuti selera dari penguasa. Jadi itu yang kami laporkan ee kepada Komnas HAM”. Pungkasnya.

Baca Juga :  PJ Bupati Tangerang Pantau Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Gudang Tigaraksa

Berita Terkait

Persatuan Media dan LSM Pagedangan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Antar Anggota
Pemerintah kaji skema haji tanpa antrean
Tidak Ada Keharusan 340 Siswa Ikuti Acara Syukuran Perpisahan, Kepala Sekolah SMAN 03: Semua Atas Dasar Sukarela Dapat Ijin Orang 
Harga minyak global turun drastis menyusul gencatan senjata
Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Stok Elpiji Jateng Melimpah 6 Kali Lipat, Ahmad Luthfi: Tak Ada Alasan Untuk Panik
Tumpukan sampah Pasar Induk Kramat Jati ditargetkan tuntas Jumat besok
Gempar! Tayangan Video Viral Ketua DPC PDIP Buntut Kecewa Pada Elit Politik dan Pemda, Siap Bikin “Brebes Chaos”
Pengurus PGRI Cabang Tigaraksa Gelar Sosialisasi Keterbukaan informasi Publik..

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 17:54 WIB

Persatuan Media dan LSM Pagedangan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Antar Anggota

Kamis, 9 April 2026 - 15:20 WIB

Pemerintah kaji skema haji tanpa antrean

Kamis, 9 April 2026 - 12:20 WIB

Tidak Ada Keharusan 340 Siswa Ikuti Acara Syukuran Perpisahan, Kepala Sekolah SMAN 03: Semua Atas Dasar Sukarela Dapat Ijin Orang 

Rabu, 8 April 2026 - 20:45 WIB

Harga minyak global turun drastis menyusul gencatan senjata

Rabu, 8 April 2026 - 16:37 WIB

Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Stok Elpiji Jateng Melimpah 6 Kali Lipat, Ahmad Luthfi: Tak Ada Alasan Untuk Panik

Berita Terbaru

Berita

Pemerintah kaji skema haji tanpa antrean

Kamis, 9 Apr 2026 - 15:20 WIB