Terjadi Lagi,Dokter Mesum Rekam Mahasiswa Mandi

Sabtu, 19 April 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Dunia kedokteran sepertinya sedang tidak baik-baik saja, dokter yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) salah satu universitas melakukan aksi mesum, merekam mahasiswi yang sedang mandi di Jakarta.

 

Polres Metro Jakarta Pusat (Polrestro Jakpus) telah menetapkan Dokter PPDS dari salah satu universitas berinisial MAES sebagai tersangka, atas dugaan tindakan asusila merekam seorang mahasiswi berinisial SS yang sedang mandi di kamar kos.

 

Mengutip CNN Indonesia, Sabtu (19/4/2025), Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan korban melaporkan peristiwa itu pada, Selasa (15/4/2025).

 

“Selanjutnya penyidik melakukan pemeriksaan 4 orang saksi dan ahli pidana atas Feri Umar Farouk serta mengamankan terlapor dan barang bukti HP milik terlapor,” kata Susatyo, Jumat (18/4/2025).

Baca Juga :  Asrofi Sambut Positif Putusan MK, Lima Paslon Berpotensi Hadir di Pilkada Brebes

 

Ia mengatakan penyidik kemudian melaksanakan gelar perkara, dan terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka.

 

“Ditahan mulai tanggal 17 April 2025, terhadap tersangka diterapkan Pasal 29 jo. Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 35 jo. Pasal 9 UU RI no 44 thn 2008 ttg Pornografi ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun,” katanya.

 

Dia mengatakan pihaknya akan merilis lebih lengkap soal kasus itu, pada awal pekan depan.

 

“Lebih jelasnya, Senin (21/4/2025) akan dirilis ya,” pungkasnya.

Baca Juga :  SKD CPNS Dimulai, Jangan Percaya Calo yang Janjikan Kelulusan pesan Menteri PANRB

 

Kasus ini menambah daftar kasus yang melibatkan dokter di Indonesia, sejumlah kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dokter terhadap pasien atau keluarga pasien mencuat di beberapa daerah beberapa waktu belakangan.

 

Kemenkes hingga Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) pun ambil tindakan, terhadap dugaan kekerasan seksual oleh dokter terhadap pasien tersebut.

 

Beberapa yang mencuat belakangan ini adalah di RSHS Bandung, pelakunya merupakan dokter residen anestesi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Lalu di Garut, pelecehan dilakukan dokter kandungan berinisial MSF. Kemudian di Malang, seorang pasien berinisial QAR diduga dilakukan dokter berinisial Y.

Penulis : Sugeng Triono

Editor : Ahmad Fahrul Rozi

Berita Terkait

H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim
Jawa Tengah Sebagai Kandang Gajah, Simbol Kekuatan Baru Pemilu 2029, Kirab Budaya PSI Pengusung Kepercayaan Masyarakat Kedepan
Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis
Proyek Pasang Pancang Tanggul Sungai Cisanggarung Belum Kelar, Air Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Losari Brebes 
Untuk Mempertajam Kemampuan Teknis, Taktis Prajurit, Yonif 407 Tegal Adakan Briefing PSSB Dan LPP
Untuk Program Ketahanan Pangan Nasional, Zona Hijau LSD Jangan Berubah Fungsi Pertanian Jadi Industri 

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 12:40 WIB

H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:31 WIB

Jawa Tengah Sebagai Kandang Gajah, Simbol Kekuatan Baru Pemilu 2029, Kirab Budaya PSI Pengusung Kepercayaan Masyarakat Kedepan

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:32 WIB

BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:08 WIB

Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis

Berita Terbaru