Masih Maraknya Bank Keliling! Warga Desa Renged Resah, Minta Agar APH Menindak Tegas

Sabtu, 27 April 2024 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Lensabumi.Com – Warga Desa Renged Kecamatan Kresek kabupaten Tangerang Banten dibuat resah dengan Aktivitas Rentenir yang berkedok bank keliling di wilayahnya.

Setiap hari mereka ditagih oleh para kolektor bank keliling. Jika tidak sanggup membayar cicilan atau melunasi sesuai waktu yang ditetapkan, kerap petugas kolektor tersebut marah-marah kepada nasabah dan mengintimidasi bahkan ada yang sempat ingin melakukan pemukulan bila nasabah tidak membayar.

Tentunya masyarakat tidak ingin kejadian seperti ini terus terjadi yang membuat masyarakat takut dan resah adanya penagihan dari pihak bank keliling yang selalu memaksa dan mengintimidasi.Untuk itu masyarakat meminta kepada pihak Desa Renged dan Aparat penegak hukum (APH) setempat untuk menindak tegas kegiatan yang tidak memiliki izin resmi tersebut untuk di hentikan.

Kegiatan kolektor bank keliling di masyarakat

Apalagi Kapolda Banten yang saat ini di jabat oleh Komjen. Pol. Prof.Dr.Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H.,M.H.,M.BA. pernah menyampaikan, akan menindak secara tegas dengan memproses secara hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  BRI Unit Peta Barat Berikan Layanan Ramah Lansia untuk Kenyamanan Nasabah

Kapolda pun memberikan kesempatan kepada para penyelenggara usaha bank keliling yang tak berizin agar segera menutup usahanya.

Selanjutnya, Kapolda Banten juga menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Pj. Gubernur dan Danrem serta akan bekerja sama dengan pihak OJK dan Bank Indonesia yang ada di wilayah Banten untuk menertibkannya.

Terpisah Ketua LSM Gerakan Pemantau kinerja aparatur negara (GEMPUR) DPC Kabupaten Tangerang Ilham Saputra mengatakan, Rentenir yang berkedok bank keliling ini kan patut diduga ilegal karena tidak adanya izin resmi dari pemerintah. dan selalu melakukan penagihan dengan cara mengintimidasi nasabahnya bahkan ada juga yang memakai kekerasan.

“Ijin nya kan tidak ada, patut katakan ilegal. bahkan pemerintah pun sudah jelas-jelas melarang adanya kegiatan bank keliling tersebut, saya sering mendapatkan laporan dari masyarakat yang menyampaikan cara penagihannya memang sudah tidak sesuai dengan aturan. Sangat memaksa dan mengintimidasi apabila nasabah belum mampu untuk membayar angsuran,” Ujar Ilham Saputra.

Baca Juga :  IPW Sebut Mabes Polri Akan Runtuh Jika Data Penerima Upeti Judi Online Dibuka, Haidar Alwi: Fitnah!

Menurut Ilham Saputra ini tugas pemerintah dan Aparat penegak hukum yang seharusnya sudah mulai menindak tegas adanya kegiatan yang ilegal tersebut di setiap wilayah. apalagi Kapolda Banten sudah memberikan peringatan keras akan menindak tegas bila masih saja ada bank keliling yang masih nekat untuk melakukan kegiatannya.

“Peringatannya kan sudah jelas yang di sampaikan oleh Kapolda Banten. Jika masih ditemukan, Polda Banten akan menindak secara tegas dengan memproses secara hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku.” Pungkas Ilham saputra. (Fahri Huzzer)

Berita Terkait

Dorong Pendidikan Setara, Pemkab Brebes Luncurkan Program Arjuna untuk ABK
Demo Hari Buruh 2026 di Monas, KSPI Siapkan 7 Tuntutan dan Ribuan Massa
Gelar Warteksi, Bupati Maesyal Rasyid: Pemkab Tangerang Subsidi Harga Untuk Ringankan Beban Masyarakat
Tak Responsif, Pelayanan Desa Tuai Kritik masyarakat
Krisis Iklim Menggugat Negara: Hak atas Lingkungan Sehat Tak Boleh Cuma Jadi Janji
Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas
HUT Otda, Bupati Tangerang Ajak Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30
Chery rilis Tiggo X, SUV hybrid off-road mampu tempuh 1.500 km

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:30 WIB

Dorong Pendidikan Setara, Pemkab Brebes Luncurkan Program Arjuna untuk ABK

Kamis, 30 April 2026 - 15:45 WIB

Demo Hari Buruh 2026 di Monas, KSPI Siapkan 7 Tuntutan dan Ribuan Massa

Rabu, 29 April 2026 - 22:10 WIB

Tak Responsif, Pelayanan Desa Tuai Kritik masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 16:17 WIB

Krisis Iklim Menggugat Negara: Hak atas Lingkungan Sehat Tak Boleh Cuma Jadi Janji

Selasa, 28 April 2026 - 19:57 WIB

Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas

Berita Terbaru

Olahraga

Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:29 WIB