Pangdam V/Brawijaya Pimpin Panen Raya dan Tinjau Inovasi Pertanian Terpadu di Lamongan

Senin, 16 Juni 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan, Dinamikanews.net – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. memimpin panen raya varietas padi PMJ 01 dan meninjau kawasan pertanian terpadu di Desa Jotosanur, Kecamatan Tingkir, Kabupaten Lamongan. Senin (16/06/2025). Kegiatan ini dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Bupati Lamongan, jajaran Forkopimda, serta Danrem 082/CPYJ beserta Dandim jajarannya. Inisiatif ini bertujuan mewujudkan ketahanan pangan dan mengintegrasikan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

>”Inisiatif pertanian terpadu ini bukan hanya milik Kodam V/Brawijaya, tetapi milik kita semua. Mari bersinergi dan berinovasi untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Kehadiran Gubernur Khofifah menjadi sorotan utama, menunjukkan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap program ketahanan pangan yang diinisiasi Kodam V/Brawijaya. Gubernur mengapresiasi langkah konkret Kodam V/Brawijaya dalam mengembangkan pertanian terpadu. “Saya mengapresiasi Pangdam V/Brawijaya dan Kodam V/Brawijaya atas inovasi dan dedikasi dalam mewujudkan ketahanan pangan,” puji Gubernur Khofifah.

Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya sinergi dan inovasi untuk memaksimalkan potensi lahan dan sumber daya yang ada. “Dengan mengintegrasikan pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan, kita menciptakan sistem yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. Ini adalah kunci untuk memaksimalkan potensi lahan dan sumber daya yang kita miliki,” tambah Pangdam V/Brawijaya.

Baca Juga :  KCP Malingping Dorong Growth Mindset Pegawai demi Pelayanan Terbaik kepada Nasabah

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang telah meluangkan waktu menghadiri acara tersebut. Beliau juga mengapresiasi Bupati Lamongan dan Forkopimda atas dukungannya dalam pengembangan kawasan pertanian terpadu ini. Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa kawasan ini berdiri di atas lahan seluas 10,5 hektar dan masih berpotensi untuk dikembangkan lebih luas lagi.

Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa pengembangan varietas PMJ 01 hingga PMJ 04 merupakan hasil inovasi dan eksperimen yang dilakukan oleh Pelda Abdul Hadi beserta tim. Varietas ini telah diuji coba di beberapa demplot dan menunjukkan hasil yang menggembirakan, mencapai 8 hingga 11 ton per hektar. Namun, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya perawatan dan penggunaan pupuk organik untuk mencapai hasil yang optimal.

Baca Juga :  Anggota DPR Ingatkan Pentingnya Edukasi Publik Soal Pilah Sampah

Selain varietas PMJ, juga dikembangkan varietas padi Gogo dan Rawa untuk menjawab tantangan lahan tadah hujan dan kondisi pengairan yang kurang ideal. Pangdam menegaskan bahwa kawasan ini mengintegrasikan pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan untuk menciptakan sistem yang saling mendukung dan berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya berharap model pertanian terpadu ini dapat direplikasi di wilayah lain di Jawa Timur. Rencananya, setiap Korem akan memiliki minimal 10 hektar lahan untuk pengembangan kawasan serupa. Kawasan ini juga akan berfungsi sebagai pusat riset, balai latihan, dan mendukung program MBG (Makan Bergizi Gratis).

Pangdam V/Brawijaya mengajak seluruh stakeholder untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam mengembangkan kawasan pertanian terpadu ini. Ia berharap inisiatif ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan ketahanan pangan. Harapannya, kawasan ini dapat menjadi contoh dan menginspirasi upaya peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia.

Berita Terkait

Senyum Anak-Anak di HUT Kabupaten Tangerang: Hiburan Rakyat Tanpa Biaya
Program RSU Siti Asiyah Bumiayu Beri Prioritas Pada Ibu Hamil, Perkuat Upaya Menjaga Kesehatan Ibu dan Bayi
Bos Warteg di Bojong Brebes Tewas Bersimbah Darah, Suami Diduga Terlibat
Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten
Timnas Indonesia Otomatis Bermain Di Round 2 Kualifikasi Piala Dunia 2030
Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026
Gebrakan Baru Komunitas Rakyat Memberi, Kasih Makan Gratis ke Pasien BPJS dan Nakes di Puskesmas
Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Senyum Anak-Anak di HUT Kabupaten Tangerang: Hiburan Rakyat Tanpa Biaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Program RSU Siti Asiyah Bumiayu Beri Prioritas Pada Ibu Hamil, Perkuat Upaya Menjaga Kesehatan Ibu dan Bayi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Bos Warteg di Bojong Brebes Tewas Bersimbah Darah, Suami Diduga Terlibat

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026

Berita Terbaru