Program Air Bersih DAK Dinilai Kurang Tepat Sasaran, Konsumen Lama PDAM Baribis Terdampak

Minggu, 1 Juni 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Lembaga Analisis Data dan Kajian Kebijakan Publik (Landep) menyoroti pelaksanaan program air bersih berbasis Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh PDAM Baribis.

Dedy Rochman, Ketua LSM Landep, menyatakan kekhawatiran bahwa proyek pengembangan jaringan distribusi di Desa Limbangan Wetan, Banjaranyar, dan Kaligangsa berpotensi tidak optimal.

Pasalnya, kata, Dedi, sejumlah wilayah penerima program masih mengalami ketidaklancaran aliran air, yang dikhawatirkan akan memperburuk layanan bagi pelanggan lama.

Baca Juga :  Pesta Rakyat Di Grahadi Disambut Antusias Oleh Masyarakat Jawa Timur

“Saai ini saja, warga di Limbangan Wetan, Kaligangsa, dan sekitarnya kerap mengeluh air tidak mengalir pada pagi dan sore hari. Jika ditambah 800 sambungan baru di Kecamatan Brebes tanpa peningkatan kapasitas sumber air, justru akan memperparah kondisi,” tegas Dedy Rochman, Minngu (1/6/2025).

Menurutnya, alokasi DAK seharusnya diprioritaskan untuk, Penambahan sumber air baku (seperti sumur dalam) guna memenuhi kebutuhan eksisting, pergantian pipa distribusi yang sudah tua atau tidak memenuhi standar.

Baca Juga :  Lapas Brebes Tebar Kebaikan Lewat Program “Jumat Berkah”: Wujud Nyata Pemasyarakatan yang Peduli dan Bermanfaat

“Program DAK untuk sambungan rumah baru kurang tepat jika pelanggan aktif masih mengalami gangguan. Ini berisiko merugikan konsumen lama yang sudah membayar tetapi layanannya tidak lancar,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PDAM Baribis belum memberikan konfirmasi atau tanggapan resmi menanggapi kritik tersebut. Sementara itu, warga setempat mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap proyek ini guna menjamin peningkatan akses air bersih tanpa mengurangi kualitas pelayanan bagi pelanggan eksisting.

Berita Terkait

Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026
Gebrakan Baru Komunitas Rakyat Memberi, Kasih Makan Gratis ke Pasien BPJS dan Nakes di Puskesmas
Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika
Dukung BIK 2026 di Banjarnegara, BPR BKK Mandiraja Bawa Misi Lindungi Pelajar dari Pinjol Ilegal dan Judi Online
Aprilia Kuasai FP1 Mandalika, Bezzecchi Ungguli Marc Marquez
TBC di Tonjong Brebes Capai 350 Kasus, Puskesmas Gencarkan Pelacakan, Prioritas Desa Linggapura
Diduga Jadi Kurir Ganja, Pria 69 Tahun Diamankan Polisi di Pantura Brebes

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Gebrakan Baru Komunitas Rakyat Memberi, Kasih Makan Gratis ke Pasien BPJS dan Nakes di Puskesmas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Aprilia Kuasai FP1 Mandalika, Bezzecchi Ungguli Marc Marquez

Berita Terbaru

Berita

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:38 WIB