Aksi Tuntut Transparansi Dinas DSDABMBK Kota Tangerang Selatan

Senin, 28 April 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan, dinamikanews.net – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Pamulang menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Senin (28/4/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan sejumlah proyek di dinas tersebut.

Dalam orasinya, para demonstran menuntut adanya transparansi dalam pengelolaan proyek, sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik KKN.

Mereka mengaku aksi ini didorong oleh keresahan kader PMII terhadap maraknya kasus korupsi di lingkungan pemerintahan yang seharusnya mengutamakan kepentingan masyarakat, khususnya warga Tangerang Selatan.

Ketua PMII Komisariat Universitas Pamulang, Borneo Fuad Alzakiat, mengatakan aksi tersebut merupakan hasil kajian internal organisasi, bukan ditunggangi oleh pihak manapun. Ia juga menegaskan bahwa aksi ini murni untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami telah berusaha mengajukan audiensi dengan pihak DSDABMBK sebanyak tiga kali, namun tidak pernah mendapat tanggapan. Karena itu, kami memilih turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sinergitas TNI POLRI Hari Bhayangkara Ke - 78 Berolahraga Bersama

Dalam aksinya, PMII UNPAM menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya:

1. Meminta DSDABMBK Kota Tangerang Selatan memberikan data dan klarifikasi resmi terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

2. Mendesak aparat penegak hukum melakukan investigasi menyeluruh dan transparan.

3. Menuntut agar pihak yang terbukti terlibat dalam praktik korupsi diadili dan diberikan hukuman yang setimpal.

4. Mendorong pemerintah melakukan reformasi menyeluruh di tubuh DSDABMBK guna mencegah praktik KKN.

Salah satu proyek yang disoroti adalah pembangunan Jalan Bhayangkara dengan nilai anggaran sebesar Rp18,5 miliar, yang menurut hasil kajian PMII ditemukan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaannya. Proyek tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP Tahun Anggaran 2024 dan dikerjakan oleh CV AKR.

Selain itu, PMII UNPAM juga menyoroti berbagai masalah di Kota Tangerang Selatan, seperti banjir di Perumahan Maharta dan pembangunan infrastruktur lainnya yang dinilai bermasalah.

Koordinator Lapangan aksi, Muzzaqi Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Sebagai agen kontrol sosial, kami berkewajiban mengawasi jalannya pemerintahan agar tetap berada di jalur yang benar,” tegasnya.

Baca Juga :  Perkuat Solidaritas, Relawan Bersatu Maesyal-Intan Gelar Silaturahmi

Setelah melakukan aksi di kantor DSDABMBK, para mahasiswa melanjutkan aksinya ke Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan untuk melaporkan dugaan tindak pidana KKN tersebut. Mereka juga mendesak kejaksaan untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara cepat dan transparan.

Sebelumnya, PMII UNPAM juga sempat berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Tangerang Selatan guna menuntut pembenahan serius di berbagai dinas, termasuk DSDABMBK, agar tercipta pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Aksi ini bukan semata-mata hanya untuk kepentingan pribadi atau kelompok dan tidak ada yang menunggangi aksi kami baik dari senior PMII atau manapun.

“Khususnya dari saudara berinisial “YC”. Karena aksi ini murni hasil dari kajian kami, khusus untuk saudara “YC” jangan mengklaim aksi kami,” ucap Ketua PMII Komisariat UNPAM.

PMII UNPAM menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga ada penyelesaian yang jelas dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk dugaan keterlibatan Kepala Dinas DSDABMBK.(*)

Berita Terkait

Kondisi Jembatan Keruhbehet Rusak 9 Bulan, Warga Sakit Ditandu Pakai Sarung  
Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional
KRISIS AIR BERSIH MELANDA BREBES: WARGA KARANGJONGKENG BERJUANG DAPAT SETETES AIR
91 Desa di Brebes Sudah Lunas PBB-P2, Pemkab Hapus Denda Hingga Akhir 2026
Logo HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang Resmi Diluncurkan 
BMKG — Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan, Beberapa Daerah Berpotensi Hujan Ringan
Wabup Intan Harap KMPI Menjadi Arah Baru Perjuangan Cegah Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan 
DPRD Kabupaten Tangerang, Rampungkan Perda Provider Telekomunikasi, Internet dan WiFi Awal 2027

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:03 WIB

Kondisi Jembatan Keruhbehet Rusak 9 Bulan, Warga Sakit Ditandu Pakai Sarung  

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIB

KRISIS AIR BERSIH MELANDA BREBES: WARGA KARANGJONGKENG BERJUANG DAPAT SETETES AIR

Rabu, 23 September 2026 - 09:53 WIB

91 Desa di Brebes Sudah Lunas PBB-P2, Pemkab Hapus Denda Hingga Akhir 2026

Senin, 21 September 2026 - 19:43 WIB

Logo HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang Resmi Diluncurkan 

Berita Terbaru

Berita

KASUS FASILITAS MEWAH LAPAS CIBINONG MEMANAS  

Selasa, 29 Sep 2026 - 05:11 WIB

Organisasi

Karang Taruna Gelar Baksos di Panti Asuhan Amanah Assodiqiyah

Senin, 28 Sep 2026 - 09:45 WIB