google-site-verification: google05c48a55a4228fa2.html

Lembaga Satu Bumi Satu Negeri Buka Suara Terkait Pernyataan Menteri Desa

Minggu, 2 Februari 2025 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Kab.Tangerang, Dinamikanews.net – Pernyataan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto dalam sebuah forum diskusi bersama komjen pol. Fadil Imran yang menyebut LSM dan Wartawan bodrek sebagai pengganggu kepala desa dan menuding sebagai pemeras memunculkan reaksi dari Agus widodo, S.H. Sekjen Lembaga Satu Bumi Satu Negeri (LSBSN) bahwa Tidak semua LSM seperti apa yang diucapkan Mentri Yandri susanto, ujarnya.

Sebagai pejabat negara, seharusnya memahami LSM hadir di masyarakat sebagai mitra pemerintah untuk melakukan kontrol sosial. Ucapannya dalam forum diskusi tersebut memiliki dampak luas karena men generalisir LSM dan wartawan bodrek sebagai pemeras.

Selain dilindungi undang undang, LSM hadir di masyarakat sebagai mitra pemerintah untuk melakukan kontrol sosial dan memastikan dana desa digunakan sebagaimana mestinya bukan diselewengkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Jika kepala desa merasa terganggu dengan kehadiran LSM patut diduga ada sesuatu yang ditutup tutupi dan disembunyikan. Lebih jauh lagi jika terjadi pemerasan seperti ucapan mentri silahkan laporkan lakukan proses hukum sesuai peraturan perundang undangan yang ada, bukan malah membuat statement mendiskreditkan LSM imbuhnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Rekonstruksi Jembatan dan Jalan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Dalam alam demokrasi saat ini transparansi sangat penting untuk mewujudkan pemerintahan yang baik (Good Govermance) sesuai dengan cita cita pembangunan menuju masyarakat yang adil dan makmur. Hal tersebut perlu di jaga dan dikontrol oleh masyarakat sipil yang kritis. Sebagai seorang pejabat negara/pejabat publik Yandri Susanto harus segera meminta maaf secara terbuka kepada aktivis LSM dan komunitas Jurnalis di seluruh Indonesia

Baca Juga :  Arsjad Rasjid Pimpin Delegasi Bisnis Indonesia untuk ASEAN di ASEAN Leaders Interface Meeting

Berita Terkait

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Sebagai Anggota DPR 
KJK Tangerang Raya Gelar Camping Jurnalis 2025
Wakil Bupati Brebes Buka Gebyar Bumiayu Fair
Kemerdekaan Desa Curug Sangereng: NGAHIJI PIKEUN NAGARA MAJU
Pergantian Tongkat Komando, Letkol Inf Sisriyanto Ade Prasiska Jabat Danyonif 407/Pk
Royan Khalifah : “Suara Rakyat Harus didengar, Tanpa Kekerasan dan Jangan Mudah Terprovokasi” 
Polwan Polres Tegal Tanamkan Semangat Kepahlawanan Lewat Ziarah dan Tabur Bunga
KBPP POLRI Resort Tangerang Kota Audiensi Bersama Kapolres Polres Metro Tangerang Kota

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:23 WIB

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Sebagai Anggota DPR 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:06 WIB

KJK Tangerang Raya Gelar Camping Jurnalis 2025

Minggu, 31 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Wakil Bupati Brebes Buka Gebyar Bumiayu Fair

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:01 WIB

Kemerdekaan Desa Curug Sangereng: NGAHIJI PIKEUN NAGARA MAJU

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:43 WIB

Royan Khalifah : “Suara Rakyat Harus didengar, Tanpa Kekerasan dan Jangan Mudah Terprovokasi” 

Berita Terbaru

Berita

KJK Tangerang Raya Gelar Camping Jurnalis 2025

Minggu, 31 Agu 2025 - 08:06 WIB

Berita

Wakil Bupati Brebes Buka Gebyar Bumiayu Fair

Minggu, 31 Agu 2025 - 07:59 WIB