Turunkan Iklim Mikro, Kementerian PUPR Tanam Pohon Secara Serentak sebagai Rangkaian Hari Habitat Dunia 2024

Jumat, 11 Oktober 2024 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman, Dinamikanews.net – Melanjutkan rangkaian Hari Habitat Dunia-Hari Habitat Dunia (HHD-HKD) 2024, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kegiatan penanaman pohon di 34 provinsi. Salah satunya di Embung Pelang Universitas Islam Indonesia, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (10/10).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berpesan kegiatan penanaman pohon seperti ini harus rutin dilaksanakan dan tidak hanya saat momen-momen tertentu pada peringatan hari besar.

Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan penanaman pohon merupakan upaya nyata untuk menjaga iklim. “Pada tahun ini Kementerian PUPR melalui 34 Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) di seluruh Indonesia melakukan aksi penanaman 3.650 pohon. Hal ini menunjukkan adanya keterlibatan dan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan permukiman dan perkotaan yang layak huni dan berkelanjutan,” kata Diana.

Baca Juga :  Desa Grinting Menuju Desa Pramuka, Kepala Desa Sambut Antusias Keaktifan Generasi Muda

Di DIY, Kementerian PUPR melalui BPPW DIY menanam 250 buah pohon yang terbagi 100 pohon di Universitas Islam Indonesia, 100 pohon di Universitas Gadjah Mada dan 50 pohon di Universitas Widya Mataram.

Direktur Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Ditjen Cipta Karya Dian Irawati mengatakan penanaman pohon yang dilakukan di UII ini sebagai wujud aksi nyata melestarikan lingkungan dan meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau (RTH). “UII dipilih karena salah satu kawasan yang ditata oleh Kementerian PUPR. Dengan penanaman pohon bisa menurunkan iklim mikro sehingga sejuk menghasilkan oksigen,” ujarnya.

Dikatakan Kepala BPPW DIY Jonny Zainuri Echsan jenis pohon yang ditanam di antaranya adalah tabebuya, bungur dan mahoni. “Kriteria yang kami tanam ini free maintenance dan lebih tahan terhadap kondisi saat ini. Harapannya agar cepat hijau sehingga bisa memberikan kontribusi terhadap penurunan iklim mikro,” ujar Jonny.

Baca Juga :  Brebes Barat-Cikatama Dibuka Satu Arah, Antisipasi Kemacetan One Way Nasional Arus Balik Diberlakukan

Wakil Rektor Pengembangan Sumber Daya dan Pengembangan Karier UII Zaenal Arifin mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk menghijaukan kampus karena ingin mahasiswa belajar di lingkungan yang hijau. “Kuliah tidak hanya di dalam ruangan tapi harus eksplor apa yang ada di kampus. Lokasi ini adalah salah satu yang harus dikunjungi supaya tahu apa itu hijau, tau nikmatnya ruang hijau,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Geger! Kerangka Manusia Diduga Perempuan Ditemukan di Rumah Kosong Limbangan Wetan Brebes
Gunung Semeru Tiga Kali Erupsi Dengan Tinggi Letusan hingga 1 km
Rekomendasi Akhir Pekan Di Jakarta, Festival Literasi Hingga Musik
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita dalam OTT
Konsep Cegah Sengketa Informasi, Pemkab Brebes Dorong Transparansi Anggaran Desa
UIN Jakarta Didaulat Sebagai Kampus Pendukung Zakat Terbaik
Warga Margadana Kota Tegal Tegal Nikmati Diskon PBB Lebih dari 50%, Apakah Pemda Brebes Bisa Demikian?!
HUT ke-88 KONI: Mengukir Prestasi Lewat Sains dan Pembinaan Terukur

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:23 WIB

Geger! Kerangka Manusia Diduga Perempuan Ditemukan di Rumah Kosong Limbangan Wetan Brebes

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Gunung Semeru Tiga Kali Erupsi Dengan Tinggi Letusan hingga 1 km

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Rekomendasi Akhir Pekan Di Jakarta, Festival Literasi Hingga Musik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita dalam OTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:40 WIB

UIN Jakarta Didaulat Sebagai Kampus Pendukung Zakat Terbaik

Berita Terbaru